Kamis, 7 Mei 2026

Berita Internasional

Bus Jemaah Umrah Indonesia Hangus Terbakar di Jalur Mekkah-Madinah, 24 WNI Berhasil Selamat

Bus jemaah umrah berisi 24 WNI terbakar dalam perjalanan ke Madinah. Seluruh jemaah selamat, Kemlu tuntut kompensasi barang yang hangus terbakar.

Tayang:
Editor: Rustam Aji
KOMPAS.COM/Dok Kementerian Luar Negeri RI
ILUSTRASI- Bus rombongan jemaah umrah asal Bojonegoro, Indonesia, terbakar di Jeddah, Kamis (20/3/2025) waktu setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Bus jemaah umrah yang ditumpangi 24 warga negara Indonesia (WNI) terbakar saat melaju dari Mekkah menuju Madinah, Kamis (26/3/2026) malam waktu setempat. 
  • Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Heni Hamidah mengatakan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka atas peristiwa tersebut. 
  • Adapun peristiwa bus terbakar itu terjadi beberapa saat setelah melewati titik pemeriksaan terakhir, sekitar 50 kilometer dari Madinah.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Sebanyak 24 jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan selamat setelah bus yang mereka tumpangi hangus terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, Arab Saudi, Kamis (26/3/2026) malam waktu setempat.

Meski kendaraan beserta seluruh barang bawaan jemaah ludes dilalap api, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengonfirmasi bahwa seluruh jemaah kini telah berada di Madinah dalam kondisi sehat.

"Seluruh jemaah WNI dinyatakan selamat. Mereka semua telah dievakuasi dengan bus pengganti dan saat ini sudah tiba di Madinah," ujar Heni melalui keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2026).

Kronologi Insiden: Ban Pecah dan Asap Tebal

Peristiwa mencekam ini terjadi saat bus berada sekitar 50 kilometer dari Madinah, sesaat setelah melewati titik pemeriksaan (check point) terakhir. 

Insiden bermula ketika ban belakang bus pecah, yang kemudian memicu munculnya asap tebal dari bagian depan kendaraan.

Baca juga: Himpitan Ekonomi Jadi Alasan 300 KK di Jawa Tengah Minta Transmigrasi

Sadar akan bahaya, pengemudi segera menghentikan bus dan menginstruksikan seluruh penumpang untuk keluar. Keputusan cepat ini menjadi kunci keselamatan para jemaah.

Tak lama setelah seluruh penumpang turun, api muncul dari bagian belakang dan dengan cepat merambat hingga menghanguskan seluruh badan bus.

Upaya Perlindungan WNI dan Kompensasi

Akibat kecepatan api yang merambat, sebagian besar koper dan barang pribadi jemaah yang berada di bagasi bus tidak sempat diselamatkan dan hangus terbakar.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri bersama Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan pihak agen perjalanan.

Fokus utama saat ini adalah memastikan hak-hak jemaah terpenuhi pasca-insiden.

"Kami terus berkoordinasi secara intens guna memastikan penanganan lanjutan bagi para jemaah, termasuk permintaan kompensasi atas barang-barang bawaan yang hangus dalam insiden tersebut," tegas Heni.

Baca juga: Puncak Festival, 45 Balon Akan Hiasi Langit Alun-alun Wonosobo Besok

Kasus kecelakaan transportasi di jalur utama umrah ini menjadi pengingat pentingnya kelaikan armada bus bagi jemaah umrah.

Pemerintah mengimbau pihak penyelenggara perjalanan untuk selalu memastikan standar keamanan kendaraan demi keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri. (singgih/kps)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved