Berita Nasional
KH Imaduddin Utsman Tanggapi Kemelut PBNU, Apapun yang Terjadi Tetap Cintai NU
Ulama muda Nahdlatul Ulama (NU) KH Imaduddin Utsman Albantani ikut angkat suara terkait polemik di tubuh organisasi PBNU
Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, Ulama muda Nahdlatul Ulama (NU) KH Imaduddin Utsman Albantani ikut angkat suara terkait polemik di tubuh organisasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Seperti diketahui, konflik di tubuh PBNU menghasilkan dualisme kepemimpinan. Usai Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya dicopot dari jabatannya berdasarkan keputusan rapat syuriah, hasil pleno menunjuk KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum.
Sementara Gus Yahya masih bersikukuh sebagai Ketum PBNU yang sah. Pencopotan dirinya dan penunjukan Pj Ketum dinilai tidak sah, cacat prosedural dan cacat hukum.
KH Imaduddin mengajak umat Islam, khususnya nahdliyin agar bijak menyikapi kekisruhan di internal PBNU saat ini.
Ia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mencintai NU, lepas dari apapun dinamika yang sedang terjadi di organisasi.
“Bendera hijau harus tetap berkibar. NU bukan hanya sekedar ormas Islam, tapi
merupakan elemen dari bangsa Indonesia,”katanya
Baca juga: Update Utang Luar Negeri Indonesia Terbaru, Masih 423,9 Miliar Dolar AS
Ia mengatakan, NU adalah ormas Islam, dimana agama Islam merupakan agama yang dianut mayoritas masyarakat di Indonesia.
NU sendiri diikuti mayoritas umat Islam di Indonesia.
Karena itu, jika nahdliyin ikut terprovokasi di dalam kemelut para elit PBNU itu, tentunya akan mengganggu suasana kebangsaan Indonesia.
Ia berharap umat Islam Indonesia, khusus warga NU untuk
biasa-biasa saja menyikapi kemelut elit PBNU.
“Kita serahkan kepada para kiai-kiai khos, untuk segera mendapatkan jalan keluar yang
terbaik untuk kemaslahatan jamiyah, untuk kemaslahatan jemaah NU. Terlebih untuk
kemaslahatan bangsa Indonesia dan negara,”katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/KH-Imaduddin-Utsman.jpg)