Selasa, 28 April 2026

Berita Nasional

Perbandingan Bata Ringan atau Bata Merah untuk Bangun Rumah, Unggul Mana?

Antara bara merah dan bata ringan memiliki karakteristik, keunggulan, dan kekurangan masing-masing. 

Editor: khoirul muzaki
shutterstock
Ilustrasi bata ringan 

TRIBUNBANYUMAS.COM, Banyak orang yang bingung memilih menggunakan bata merah atau bata ringan untuk bahan bangunannya. 

Antara bara merah dan bata ringan memiliki karakteristik, keunggulan, dan kekurangan masing-masing. 

Menurut Dosen Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Ashar Saputra, penggunaan bata merah atau bata ringan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan bangunan. 

Bata ringan unggul dari sisi struktur karena lebih ringan. 

Demikian beban yang ditanggung bangunan lebih kecil, terutama saat terjadi gempa. Juga mengurangi fatalitas saat terjadi guncangan gempa. 

Bata ringan juga memiliki ukuran lebih besar sehingga pemasangan lebih cepat dan cocok untuk dinding kering (dry wall). 

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia Vs Arab Saudi, Ada Tantangan Berat

Bata ringan juga lebih cocok untuk rumah bertingkat karena bobotnya ringan sehingga meringankan beban struktur.

Kelemahannya,  sifatnya yang porus membuat bata ringan kurang cocok dipakai untuk bangunan kamar mandi, maupun dinding lain yang sering bersentuhan dengan air. 

Untuk bangunan yang lembab, bata merah yang butuh plester lebih tebal lebih direkomendasikan karena dan lebih andal di area lembab.

Kelebihan lain bata merah adalah memiliki daya tahan panas lebih baik sehingga mampu menjaga suhu ruangan tetap sejuk.


Untuk perawatan, baik bata merah maupun bata ringan sebenarnya relatif mudah selama pemasangan dilakukan dengan benar.


Perawatan dilakukan pada bagian lapisan permukaan, seperti pengecatan atau pelapisan ulang. 

Dinding lembap dan berjamur adalah masalah umum. Solusinya dengan mengupas plester lama lalu menggantinya dengan plester kedap air. Juga pastikan ventilasi dan pencahayaan cukup.


Masalah lain terkait retakan. Retakan kecil atau “retak rambut” cukup ditangani dengan sealer dan cat ulang. 

Jika retakan lebih lebar bisa diisi dengan pasta semen atau compound. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved