Berita Jateng
Helmi Tas'an Jabat Ketua Apindo Kudus
Dia menggantikan posisi ketua sebelumnya Bambang Sumadiyono yang sudah memimpin Apindo Kudus hampir 18 tahun.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Helmi Tas’an Wartono terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kudus periode 2024-2029. Helmi terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Hotel @Hom Kudus, Senin (30/9/2024).
Helmi terpilih secara aklamasi dalam Muskab tersebut. Dia menggantikan posisi ketua sebelumnya Bambang Sumadiyono yang sudah memimpin Apindo Kudus hampir 18 tahun.
Dalam kesempatan itu hadir sejumlah pengusaha asal Kudus. Hadir juga Ketua Apindo Jateng Frans Kongi dan Penjabat Bupati Kudus Hasan Chabibie.
Setelah terpilih sebagai Ketua Apindo Kudus, Helmi berharap dukungan dari seluruh pengusaha di Kudus untuk menjalankan roda organisasi. Dukungan itu menurutnya penting untuk membawa Apindo Kudus menjadi entitas organisasi yang lebih baik.
Baca juga: Perusahaan Produsen Gas Investasi Rp 500 Miliar di Kawasan Industri Batang, Siap Buka Lowongan
Sementara itu Ketua Apindo sebelumnya Bambang Sumadiyono berharap ketua terpilih merupakan sosok terbaik yang akan membawa kemajuan bagi Apindo Kudus. Selain itu juga terpilih para pengurus yang mengisi bidang-bidang sesuai dengan kapasitasnya.
Kemudian Ketua Apindo Jateng Frans Kongi mengatakan, Apindo sebagai organisasi para pengusaha harus maju. Tidak lupa Apindo juga harus mampu membaca arah perkembangan zaman.
“Misalnya saat ini harus bisa menyesuaikan dengan digital. Harapan saya Ketua Apindo Kudus yang baru bisa membawa ke arah kemajuan,” kata Frans Kongi.
Kemudian Penjabat Bupati Kudus M Hasan Chabibie mengatakan, tema yang diangkat dalam Muskab Apindo Kudus sangat menarik. Dengan mengangkat tema Kudus Menyambut Era Digitalisasi menurutnya relevan dengan kondisi saat ini.
Baca juga: Emak-emak Jadi Kurir Sabu 12 Kg Jaringan Malaysia, Dibongkar Polda Jateng
“Bagaimana Kudus menyikapi era digital yang hadir dan bagaimana para pengusaha mencoba merumuskan strategi yang terbaik,” kata Hasan.
Saat ini baik pemerintah maupun pelaku usaha sudah harus memiliki pola pikir berbasis digital. Untuk itu pihaknya sebagai pemerintah harus menyikapi era digital dengan kebijakan yang mengarah ke sana. Hal itu juga bisa memudahkan dan mendukung iklim investasi yang imbasnya berupa penyerapan tenaga kerja.
“Ujungnya nanti kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” kata Hasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Helmi-Tasan-Apindo-Kudus.jpg)