Berita Jateng
Melihat Senjata Leluhur, Pameran Keris Nusantara Digelar di Wonosobo
Beragam koleksi keris, barang antik, hingga batu mulia dipamerkan dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Sebanyak lebih dari 100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti pameran keris, barang antik, dan natu mulia nusantara di Sasana Adipura Kencana Wonosobo, Selasa (16/6/2026).
Pameran bertema "Jejak Pusaka dari Tanah Para Dewa" yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno itu menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Beragam koleksi keris, barang antik, hingga batu mulia dipamerkan dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Juni 2026.
Tak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para kolektor dan pegiat budaya, pameran tersebut juga menjadi media edukasi untuk memperkenalkan kekayaan peradaban Nusantara kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Bupati Wonosobo, H Afif Nurhidayat, mengapresiasi penyelenggaraan pameran yang diinisiasi Komunitas Djawa Djadoel Kabupaten Wonosobo bersama sejumlah pihak terkait.
Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan upaya pengembangan daerah.
"Pameran ini bukan sekadar menampilkan benda-benda pusaka, tetapi juga menghadirkan kembali jejak sejarah, nilai-nilai luhur, dan kearifan para pendahulu yang membentuk identitas bangsa.
Melalui fasilitasi seperti ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat warisan budaya yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan peradaban Nusantara," ujar Bupati.
Afif menilai sektor pariwisata akan semakin berkembang apabila didukung kekayaan budaya, tradisi, dan ekonomi kreatif yang tumbuh di tengah masyarakat.
"Event seperti ini merupakan salah satu penyokong kemajuan pariwisata daerah.
Alam yang indah perlu diperkuat dengan budaya yang terjaga, tradisi yang hidup, serta ekonomi kreatif yang berkembang.
Ketiganya menjadi fondasi penting dalam membangun daya tarik daerah yang berkelanjutan," lanjutnya.
Ia juga menilai katalog Jejak Pusaka dari Tanah Para Dewa sejalan dengan karakter Wonosobo yang kaya akan sejarah, tradisi, dan kearifan lokal.
Karena itu, ia berharap agenda serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang perjumpaan berbagai budaya dan tradisi dari seluruh Nusantara.
Momentum penyelenggaraan yang bertepatan dengan Bulan Bung Karno, lanjut Afif, menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan persatuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Pameran-keris-wonosobo-2026.jpg)