Rabu, 10 Juni 2026

Pembangunan Jalan Randublatung Cepu

Viral Ditanami Pohon Pisang, Jalan Randublatung-Cepu Akhirnya Dibeton

Usai viral diprotes warga, Jalan Randublatung-Cepu, Blora segera diperbaiki dengan beton tahun ini. Total anggaran mencapai Rp30 miliar.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas
MENINJAU JALAN - Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, bersama Kepala DPUPR Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau langsung kondisi ruas jalan Randublatung-Cepu yang rusak di Kabupaten Blora, Selasa (9/6/2026). Jalan lintas daerah ini akan segera dibangun dan diperbaiki menggunakan konstruksi beton rigid tahun ini. (Foto: Dok. Pemkab Blora) 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membangun ruas jalan Randublatung-Cepu menggunakan konstruksi beton rigid pada tahun ini.
  • Total anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan tersebut mencapai lebih dari Rp30 miliar melalui dana reguler dan Perkada.
  • Wakil Bupati Blora Sri Setyorini dan Kepala DPUPR Jateng Henggar Budi Anggoro meninjau langsung lokasi setelah sempat viral akibat aksi protes warga.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Harapan masyarakat di wilayah Blora selatan agar ruas jalan provinsi Randublatung-Cepu yang mengalami kerusakan parah segera dibangun akhirnya akan terjawab.

Pada tahun ini, ruas jalan tersebut akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggunakan konstruksi beton rigid yang lebih kuat.

Hal menggembirakan tersebut terungkap saat Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, meninjau langsung kondisi ruas jalan Randublatung-Cepu pada Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Tak Hanya Ruas Randublatung-Cepu, Pemprov Jateng Berniat Perbaiki Jalan Rusak Kunduran-Ngawen Blora

Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak ini sempat viral di media sosial setelah masyarakat Randublatung, Kabupaten Blora, melakukan aksi protes. Pada Kamis (4/6/2026) lalu, warga dengan inisiatif sendiri menggrosok jalan yang rusak, menanam beberapa batang pohon pisang, dan memasang spanduk berisi tuntutan agar ruas jalan provinsi tersebut segera diperbaiki.

Menurut Henggar, komitmen nyata pemerintah dalam memperbaiki ruas Randublatung–Cepu ditunjukkan melalui pengalokasian anggaran pembangunan yang bahkan ditambah melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Yang pertama alokasi kita Rp 5,276 Miliar kemudian ditambahi lagi melalui Perkada Rp 28,7 Miliar, jadi totalnya untuk satu ruas ini saja bila dijumlahkan sudah Rp 30 Miliar lebih," terangnya.

Mengenai pelaksanaan tahapan pekerjaan tersebut, Henggar menjelaskan bahwa saat ini pihak pemerintah masih menyelesaikan tahapan desain tambahan sekaligus proses pengadaan. Untuk paket pekerjaan awal yang didukung dengan anggaran sebesar Rp5,276 miliar, proses tendernya saat ini telah berjalan.

“Kurang lebih kisaran akhir Juli lah, karena posisinya saat ini kan sedang kita siapkan desainnya, desain tambahan. Kalau yang untuk ruas yang Rp5,276 Miliar saat ini sudah sedang proses tender,” jelasnya.

Henggar mengatakan bahwa penggunaan konstruksi beton sengaja dipilih agar jalan tersebut nantinya memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat terhadap beratnya beban kendaraan yang melintas setiap hari.

“Jadi begini, konstruksi ini nantinya akan kita lakukan perbaikan dengan menggunakan rigid, jadi perkerasan dengan menggunakan beton ini yang memang harapannya dari kemarin Bu Wakil Bupati juga selalu menyampaikan, Pak pokoknya itu beton. Nah ini yang nantinya akan kita realisasikan tahun ini,” kata Henggar saat meninjau kondisi jalan bersama jajaran Pemkab Blora.

Dengan adanya dukungan anggaran yang besar tersebut, Pemprov Jawa Tengah sangat optimistis bahwa perbaikan ruas Randublatung–Cepu dapat dituntaskan dengan baik. Bahkan, pemerintah provinsi saat ini tengah mengupayakan agar bisa memperoleh tambahan dukungan pendanaan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah khusus untuk pembangunan jalan di wilayah Blora.

“Insya Allah tuntas. Di satu sisi kita juga sebenarnya masih mengajukan lagi yang melalui Inpres Jalan Daerah," tutur Henggar.

"Mudah-mudahan kalau itu terealisasi nanti akan semakin tuntas lagi ruas-ruas yang ada di Kabupaten Blora,” imbuhnya.

Perbaikan menggunakan konstruksi beton rigid juga dipandang sebagai solusi yang paling tepat, mengingat ruas Randublatung–Cepu selama ini sering menjadi jalur utama yang dilalui oleh kendaraan bertonase besar. Meski demikian, Henggar meyakini konstruksi beton yang akan dibangun nanti akan mampu memberikan kekuatan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas angkutan logistik.

“Ya menurut saya kalau sudah nantinya menggunakan rigid pavement aman insya Allah,” tegasnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved