Berita Semarang
Fenomena Kos Bebas di Semarang Diduga Picu Lonjakan Kasus HIV, Pemilik Kos Perkuat Pengawasan
Fenomena kos bebas di Kota Semarang diduga berkontribusi menyumbang angka HIV. Meski kos bebas lebih diminati, ada pemilik kos yang bertahan.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Fenomenna kos bebas di Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi perhatian masyarakat.
Kos bebas diduga turut berkontribusi menyumbang tingginya kasus HIV di Kota Lumpia tersebut.
Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat, sepanjang Januari-Mei 2026, ada 240 kasus baru HIV.
Sebelumnya, sepanjang 2025, jumlah kasus HIV/AIDS di ibu kota Jawa Tengah itu mencapai 620 kasus, tertinggi di Jawa Tengah.
Meski begitu, Henry Pambuko, pemilik kos putri di kawasan Semarang Barat, bertahan dengan prinsipnya.
Baca juga: Gudang Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, Api Diduga dari Ledakan Mesin Produksi
Dia tak tergoda membuka kos bebas hanya agar kamar kos yang tersedia penuh.
Henry pun menerapkan pengawasan terhadap penghuni dan tamu kos untuk menjaga lingkungan tetap kondusif.
Menurutnya, tamu yang datang hanya diperbolehkan berada di ruang tamu dan tidak diizinkan masuk ke kamar penghuni.
"Kalau tamu laki-laki, ya di ruang tamu. Masuk kamar tidak boleh. Aturan itu sudah lama diterapkan," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Henry mengatakan, pengawasan tidak hanya dilakukan pengelola kos tetapi juga warga sekitar.
Apabila ada tamu yang berada di lingkungan kos hingga larut malam, biasanya, akan langsung mendapat teguran.
"Pernah ada yang sampai malam, dari warga itu nge-WA saya untuk mengingatkan."
"(Pasti ada yang mengingatkan) mau dari pihak kos yang menegur atau warga yang menegur," tuturnya.
Ia menuturkan, kehadiran kos bebas sempat memicu keresahan warga di lingkungannya.
| Anggota DPRD Temanggung Batal Masuk Penjara setelah Aniaya Teman Wanita di Bandungan, Sepakat Damai |
|
|---|
| Gudang Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, Api Diduga dari Ledakan Mesin Produksi |
|
|---|
| Halte BRT Trans Semarang di Mijen Semarang Rusak Diseruduk Pikap, Sopir Diduga Alami Microsleep |
|
|---|
| Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis di Semarang Masuk SPMB 2026, Tambah Kuota 6.000 Kursi |
|
|---|
| Hari Pertama Verifikasi Berkas SPMB SMA, Orangtua dan Calon Murid Baru Serbu SMAN 12 Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kos-prostitusi-Tegal.jpg)