Pemprov Jateng
Gubernur Ahmad Luthfi Minta Disabilitas Tak Boleh Tersisih dari Dunia Kerja
Luthfi menandaskan, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkembang dan memperoleh kesempatan kerja.
“Kami para penyandang disabilitas dan keluarga juga berhak untuk berpariwisata,” ujarnya.
Perwakilan difabel Boyolali tersebut juga meminta dukungan mobil siaga untuk mobilitas penyandang disabilitas. Menurutnya, transportasi masih menjadi hambatan utama bagi difabel untuk mengikuti pelatihan maupun melakukan aktivitas produktif.
Ia menambahkan, Sanggar Krisnapatra di Boyolali sejak 2021 telah melatih sekitar 600 penyandang disabilitas dan menyalurkan 180 orang menjadi tenaga kerja tetap di perusahaan. Namun, sanggar tersebut belum memenuhi standardisasi sebagai tempat pelatihan.
Karena itu, ia berharap Pemprov Jateng dapat membantu akses pengembangan sanggar, menjadi Balai Latihan Kerja atau BLK komunitas.
“Kami tidak minta dikasihi, kami minta diberi akses dan kesempatan,” ujarnya. (*)
| Banyak Warga Jepara Ogah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas Tagih Door to Door |
|
|---|
| Jalan Kunduran–Ngawen Blora Rusak Berat, Diduga Akibat Tanah Labil dan Truk ODOL |
|
|---|
| Padepokan Padang Ati Kosong Usai Pengasuhnya Dicokok Polisi, Seluruh Santri Dipulangkan |
|
|---|
| Alarm Bahaya Laut Selatan Cilacap, Hiu Mati Terdampar Perutnya Terisi Plastik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260602-luthfi-disabilitas.jpg)