Berita Semarang
Kampung Bustaman Semarang Jadi Bengkel Hewan Kurban Dadakan, Banjir Order Bersihkan Kepala Sapi
Kampung Bustaman Semarang berubah jadi bengkel hewan kurban dadakan saat Iduladha. Warga membuka jasa membersihkan kepala dan kaki sapi serta kambing.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Aroma khas kambing dan sapi menyeruak, disertai asap tipis yang membumbung dari sudut-sudut Kampung Bustaman, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026).
Warga terlihat sibuk membersihkan kepala dan kaki dari sapi maupun kambing.
Mereka tengah mengerjakan pesanan untuk membersihkan kepala dan kaki dari hewan kurban yang baru disembelih saat Iduladha 2026.
Iduladha selalu menjadi ladang rezeki bagi warga setempat.
Baca juga: Demam Piala Dunia 2026 Mulai Terasa, di Semarang Jersey Timnas Favorit Sulit Dicari
Saat Iduladha, kampung yang dikenal dengan bumbu gulainya tersebut berubah menjadi bengkel hewan kurban.
Warga Bustaman beralih profesi membersihkan kepala dan kaki hewan kurban agar siap dimasak.
Teknik yang digunakan, merendam bagian kepala dan kaki ke dalam air panas agar lebih mudah dibersihkan dari sisa kotoran maupun bulu halus yang menempel di kepala dan kaki hewan kurban.
Siti, warga Bustaman mengatakan, Iduladha selalu membawa banyak pelanggan dari berbagai daerah di Semarang.
"Ini kepala sapi (ongkos membersihkannya) Rp400-an, kalau besar ya Rp450 ribu."
"Kambing Rp75 ribu sampai Rp100 ribu. Sudah sama kakinya, komplit," ujarnya.
Menurut dia, warga yang datang untuk membersihkan kepala dan kaki kurban berasal dari berbagai daerah di Kota Semarang, seperti Tembalang dan Banyumanik.
"Yang ndandakke dari Tembalang ada, Banyumanik ada. Ada yang jauh-jauh juga," katanya.
Dalam sehari, ia bisa menangani hingga empat kepala sapi dan 10 kepala kambing.
Keramaian biasanya memuncak pada hari pertama penyembelihan hewan kurban.
| Presiden Prabowo Berkurban Sapi Seberat 1 Ton di MAJT Semarang |
|
|---|
| PNS Kendal Tewas Kecelakaan di Mijen Semarang, Pikap Plat Merah yang Dikendarai Tabrak Tiang Reklame |
|
|---|
| Sambut Rombongan Biksu Tudong, Wali Kota Agustina Wilujeng Puji Toleransi Warga Kota Semarang |
|
|---|
| GOR Tri Lomba Juang Semarang akan Ditutup Sementara: Proses Perbaikan Lintasan Lari Atletik |
|
|---|
| Tabrakan Beruntun di Turunan Ngaliyan Semarang, Diduga Dipicu Rem Blong. Mobil Sempat Terseret |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260527-bengkel-hewan-kurban-kampung-bustaman-semarang.jpg)