Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Blora

Minyak Mentah dari Sumur Rakyat di Gendono Blora Kini Disetor ke Pertamina, Ini Harapan Warga

Hasil penambangan minyak mentah warga Gendono Blora kini disalurkan ke Pertamina. Warga berharap kesejahteraan meningkat.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/M Iqbal Shukri
KIRIM MINYAK MINTAH - Ketua Paguyuban Perkumpulan Penambang Sumur Masyarakat Gendono Sejahtera, Agus Rumanto memberi keterangan kepada wartawan terkait pengiriman minyak mentah ke ke Pertamina, di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2025). Pengiriman perdana minyak mentah hasil penambangan tradisional masyarakat ini menjadi harapan baru kesejahteraan mereka. 

Ringkasan Berita:
  • Hasil penambangan minyak mentah di Gendono Blora kini dikirim ke Pertamina.
  • Pengiriman perdana dilakukan Jumat dengan volume mencapai 5.000 liter.
  • Kerja sama ini membawa harapan baru bagi masyarakat untuk mendongkrak perekomian.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Pengiriman perdana minyak mentah dari sumur masyarakat Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ke Pertamina membawa harapan baru bagi perekonomian warga.

Lewat PT Mataram Connection Nusantara, masyarakat mengirimkan minyak mentah sebanyak 5.000 liter atau satu truk tangki ke Pertamina pada Jumat (22/5/2026). 

Pengiriman dilakukan setelah minyak melewati proses pengecekan kualitas.

Ketua Paguyuban Perkumpulan Penambang Sumur Masyarakat Gendono Sejahtera, Agus Rumanto bersyukur pengiriman perdana tersebut akhirnya bisa terealisasi setelah lama dinantikan masyarakat.

"Bersyukur banget, hari ini, kita bisa kirim perdana ke Pertamina yang selama ini kita tunggu-tunggu."

"Harapannya, ke depan lebih lancar lagi," ujarnya.

Baca juga: Ratusan Sumur Minyak Bumi di Ledok Masih Aktif Berproduksi, 190 Titik Dikelola Pemkab Blora

Dia menambahkan, keberadaan aktivitas penambangan minyak rakyat yang kini mulai terserap secara legal juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian warga Desa Gandu.

Menurutnya, mayoritas tenaga kerja yang terlibat dalam aktivitas penambangan hingga pengiriman, merupakan warga lokal Desa Gandu.

"Semua karyawan warga sini, warga lokal desa ini," katanya.

Agus menyebut, kini ada lebih dari 100 warga yang diberdayakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pekerja lapangan hingga aktivitas pendukung lain.

Selain membuka lapangan pekerjaan, pengiriman minyak ke Pertamina dinilai menjadi tonggak penting bagi masyarakat penambang minyak tradisional yang selama ini menunggu kepastian legalitas.

"Selama ini, memang yang kita tunggu legalitasnya."

"Hari pertama ini jadi puncaknya, akhirnya minyak masyarakat bisa masuk dan dikirim ke Pertamina melalui Mataram Connection," jelasnya.

Baca juga: Kambing Seharga Rp3 Juta Paling Diminati Warga Blora, Penjualan Jelang Iduladha Meningkat

Dia berharap, aktivitas tersebut ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Gandu dan sekitarnya.

"Yang diharapkan untuk kesejahteraan masyarakat lebih lebih meningkat lagi," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved