Senin, 11 Mei 2026

Berita Jateng

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tlogo Wonosobo Patungan Cor Jalan Kabupaten

Aksi swadaya itu dilakukan dengan dana hasil iuran masyarakat yang terkumpul hingga puluhan juta rupiah

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
JALAN RUSAK - Warga Desa Tlogo, Kecamatan Sukoharjo, Wonosobo, bergotong royong melakukan pengecoran ruas Jalan Manggis-Tlogogudang secara swadaya, Minggu (10/5/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kesal karena ruas Jalan Manggis-Tlogogudang tak kunjung diperbaiki secara permanen, warga Desa Tlogo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, akhirnya melakukan pengecoran jalan secara mandiri. 


Aksi swadaya itu dilakukan dengan dana hasil iuran masyarakat yang terkumpul hingga puluhan juta rupiah.


Ruas jalan kabupaten tersebut selama ini dikenal mengalami kerusakan cukup parah dan kerap membahayakan pengguna jalan. 


Warga menyebut kondisi itu sudah berlangsung hampir satu dekade tanpa penanganan maksimal dari pemerintah.


“Jalan ini sudah lama rusak dan sering membahayakan pengguna jalan. Karena belum ada perbaikan permanen, warga akhirnya sepakat iuran dan gotong royong melakukan pengecoran sendiri,” kata tokoh masyarakat Desa Tlogo, Nuryanto.


Pengecoran dilakukan pada Minggu (10/5/2026). Dalam kegiatan itu, warga bergotong royong mengerjakan pengecoran di ruas Jalan Manggis-Tlogogudang yang menjadi jalur penghubung antarwilayah di Kecamatan Sukoharjo.


Di lokasi pengerjaan, warga juga memasang banner berisi kritik dan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo agar segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut.


“Sudah hampir 10 tahun kondisinya begini. Yang ada hanya tambal sulam dan tidak bertahan lama,” ujar Nuryanto.


Pada tahap awal, pengecoran dilakukan sepanjang kurang lebih 100 meter. Pengerjaan dilakukan di setengah badan jalan agar kendaraan tetap dapat melintas selama proses pengecoran berlangsung.


Warga menyebut total dana swadaya yang terkumpul mencapai sekitar Rp50 juta hingga Rp100 juta. Dana itu digunakan untuk pembelian material dan kebutuhan pengerjaan jalan.


“Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi jalan ini karena menjadi akses penting bagi masyarakat,” kata Nuryanto.


Pengecoran untuk sisi jalan lainnya direncanakan dilanjutkan dua pekan mendatang. 


Warga masih menunggu tambahan dana dan material dari hasil iuran masyarakat.


Menanggapi aksi swadaya tersebut, DPUPR Kabupaten Wonosobo menyatakan akan membantu material semen untuk penanganan sementara di titik kerusakan jalan.

Baca juga: Penghasilan Hanya Rp 30 Ribu, Penjual Pisang di Wonosobo Berhasil Naik Haji


Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Wonosobo, Edi Hartono, mengatakan bantuan itu akan segera diberikan meski penanganan masih terbatas karena kendala anggaran.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved