Senin, 11 Mei 2026

Berita Semarang

Rumah Bedeng di Samping Lapas Dr Cipto Semarang Ludes Terbakar, Pemadaman Pakai Apar Tak Berhasil

Rumah bedeng proyek di samping Lapas Dr Cipto Semarang ludes terbakar, Minggu. Belum diketahui sumber api pemicu.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Damkar Semarang
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan setelah berhasil menjinakkan api yang membakar deretan rumah bedeng di Jalan Dr Cipto, tepatnya samping Lapas Kelas I Dr Cipto, Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (10/5/2026). Rumah bedeng milik proyek, sepanjang 150 meter ludes bersama isinya. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah bedeng proyek di samping Lapas Dr Cipto Semarang ludes terbakar.
  • Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga armada dan 15 personel untuk memadamkan api.
  • Belum diketahui sumber api pemicu kebakaran itu.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Rumah bedeng proyek beserta isinya di Jalan Dr Cipto, tepatnya di samping Lapas Kelas I Dr Cipto, Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah, ludes terbakar, Minggu (10/5/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.40 WIB.

"Petugas menerima laporan kebakaran pukul 09.40 WIB dan lima menit kemudian, personel sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan," jelas Tantri.

Baca juga: Driver Ojol di Semarang Diduga Jadi Korban Pelecehan Penumpang WNA, Pilih Tak Lapor Polisi

Dia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang saksi bernama Pandu mendengar teriakan warga yang menyebut adanya kebakaran.

Ia kemudian menuju lokasi dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, kobaran api sudah terlanjur membesar.

Saksi lain, Yeremia, turut membantu memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (Apar).

Karena api semakin membesar, ia kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang melalui layanan hotline WhatsApp.

"Awalnya, warga berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya dan Apar, namun api cepat membesar sehingga dilaporkan ke Damkar Kota Semarang," katanya.

Sebanyak 15 personel diterjunkan dalam proses penanganan dengan menggunakan tiga armada.

Baca juga: Dapur dan Kamar Rumah Warga Manyaran Semarang Ambrol Terbawa Longsor, Dipicu Hujan Sejak Sore

Petugas, lanjutnya, langsung melakukan upaya pemadaman dan penyekatan area guna mencegah api merembet ke bangunan lain.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.20 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

"Sekitar pukul 10.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan dilanjutkan pendinginan agar tidak muncul titik api baru," jelas Tantri.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved