Berita Jateng
Respon Udinus Semarang soal Wacana Kampus Kelola SPPG
Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang turut merespon wacana Makan Bergizi Gratis (MBG) di kampus
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYMAS.COM, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang turut merespon wacana Makan Bergizi Gratis (MBG) di kampus yang belakangan ini ramai menuai pro dan kontra.
Seperti diketahui, Universitas Hasanuddin Makassar pada Selasa (28/4/2026) secara resmi mendirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus menjadi pionir di tanah air.
Pendirian SPPG disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto bersama Kepala BGN Dadan Hindayana.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan kampus dapat mempertimbangkan untuk memiliki minimal satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Hal ini dikatakan untuk membantu peningkatan gizi nasional.
Rektor Udinus, Pulung Pulung Nurtantio Andono, secara prinsip pihaknya mendukung kebijakan pemerintah.
"Pada dasarnya kami Udinus mendukung program pemerintah," kata Pulung saat dikonfirmasi tribunjateng.com, Kamis (6/5/2026).
Bahkan menurut dia, Melalui keahlian di bidang teknologi informasi dan komunikasi, Udinus turut berperan dalam mensukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kontribusi ini melibatkan ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus untuk menekan angka sampah pangan atau food waste yang menjadi perhatian utama, terutama di lingkungan sekolah dasar.
Baca juga: Tekan Angka Kemiskinan, Perusahaan Padat Karya di Brebes ini Serap 4.044 Tenaga Kerja
Langkah tersebut merupakan kolaborasi antara civitas academica Udinus dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Kerja sama ini bertujuan mengubah perilaku siswa di Kota Semarang agar menghabiskan paket makanan melalui pendekatan media audiovisual yang kreatif.
Sebanyak 230 mahasiswa dilibatkan dalam kampanye bertema “Stop Boros Pangan”.
Mereka ditantang menerjemahkan substansi gizi yang kompleks menjadi konten yang mudah dicerna oleh anak-anak.
"Belum lama ini, Udinus melalui Fakultas Ilmu Komputer (FIK) juga menerjunkan mahasiswanya dalam kampanye kampanye “Stop Boros Pangan” yang bekerja sama langsung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Badan Gizi Nasional (BGN)," kata dia.
"Dari program itu, bertujuan mengubah perilaku siswa di Kota Semarang agar menghabiskan paket makanan melalui pendekatan media audiovisual yang kreatif. Ini menjadi langkah nyata dari Udinus ikut terlibat dalam memberikan dampak positif dalam penyelenggaran program pemerintah," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/02102025-petugas-siapkan-makan-bergizi-gratis-mbg.jpg)