Berita Brebes
3.000 ASN Pemkab Brebes Tepergok Gunakan Presensi Ilegal, Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Korupsi
Pemkab Brebes menemukan ada sekitar 3.000 ASN pengguna aplikasi presensi ilegal. Kasus ini juga telah dilaporkan ke polisi atas dugaan korupsi.
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Sedikitnya 3.000 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memanfaatkan aplikasi presensi ilegal tanpa hadir fisik di tempat kerja.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma pun menyebut, aksi ini bagian dari korupsi.
"Hasil temuan sementara, ada sekitar 3.000 ASN. Terdiri dari nakes (tenaga kesehatan), sejumlah pejabat, dan paling banyak dari kalangan guru serta nakes," kata Paramitha di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Sabtu (2/5/2026).
Paramitha mengatakan, data ini diperoleh setelah Pemkab Brebes mematikan sementara server presensi selama dua hari.
"Ketika server resmi kami matikan, ternyata masih ada aktivitas absensi."
"Dari situ kami bisa mengidentifikasi ASN yang menggunakan aplikasi ilegal tersebut," kata Paramitha.
Baca juga: Demi TPP Tak Dipotong, ASN Pemkab Brebes Presensi Online Pakai Aplikasi Ilegal saat di Luar Kantor
Saat ini, kata Paramitha, pihaknya tengah menelusuri pihak di balik pembuatan dan penyebaran aplikasi presensi ilegal tersebut.
Pemkab Brebes juga segera menggelar rapat untuk menentukan sanksi tegas kepada para pelanggar.
Lapor Polisi
Paramitha mengatakan, kasus ini juga telah dilaporkan ke polisi.
Pemkab Brebes bersama kepolisian tengah menelusuri data nama dan rekening pengelola aplikasi presensi ilegal, serta mereka yang terlibat dalam praktik tersebut.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres Brebes untuk menindaklanjuti karena ini berpotensi masuk kategori korupsi," tegasnya.
Paramitha menyebut, praktik kecurangan ini berkaitan langsung dengan tunjangan penghasilan pegawai (TPP).
Penggunaan presensi ilegal ini membuat ASN yang tidak bekerja secara semestinya tetap menerima hak penuh sehingga merugikan keuangan negara.
"Karena ini juga bagian dari korupsi. Karena mereka tidak berangkat, atau mungkin jam kerjanya seenaknya mereka hadir begitu, tetapi dihitung dengan penuh."
| Harga Bawang Merah Lokal Brebes Dikhawatirkan Anjlok, Kalah Saing dengan Bawang Bombay Mini Ilegal |
|
|---|
| Kereta Barang Tabrak Tiga Remaja Putri di Bumiayu Brebes, 1 Tewas Alami Luka Berat di Kepala |
|
|---|
| Demi TPP Tak Dipotong, ASN Pemkab Brebes Presensi Online Pakai Aplikasi Ilegal saat di Luar Kantor |
|
|---|
| Tukang Sayur Dibegal saat Perjalanan ke Pasar Induk Bumiayu Brebes, Uang Rp2 Juta Raib |
|
|---|
| Sasar Gen Z Brebes Selatan, Dua Bandar Narkoba Lintas Provinsi Diringkus Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/mengadu-bupati-brebes.jpg)