Berita Kabupaten Semarang
Gempa Magnitudo 2,4 Terdeteksi di Perbatasan Semarang-Kendal, BPBD: Tidak Ada Dampak Kerusakan
Gempa Magnitudo 2,4 terjadi di wilayah barat Kabupaten Semarang, Senin (27/4/2026). BPBD pastikan kondisi kondusif dan tidak ada wilayah terdampak.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 2,4 dilaporkan mengguncang wilayah perbatasan Kabupaten Semarang dan Kendal pada Senin (27/4/2026).
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan tidak ada dampak kerusakan maupun getaran yang dirasakan warga.
- "Pantauan kami tidak ada wilayah di Kabupaten Semarang yang merasakan (getaran) maupun terdampak. Kondisi saat ini tetap aman dan kondusif," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, Senin (27/4/2026).
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 2,4 dilaporkan mengguncang wilayah perbatasan Kabupaten Semarang dan Kendal pada Senin (27/4/2026).
Meski pusat gempa terdeteksi secara otomatis di wilayah barat Kabupaten Semarang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan tidak ada dampak kerusakan maupun getaran yang dirasakan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menyatakan bahwa berdasarkan laporan data pantauan awal, titik gempa berada sekitar 19 kilometer sebelah barat Kabupaten Semarang.
"Pantauan kami tidak ada wilayah di Kabupaten Semarang yang merasakan (getaran) maupun terdampak. Kondisi saat ini tetap aman dan kondusif," ujar Alexander, Senin (27/4/2026).
Klarifikasi Titik Koordinat
Alexander menjelaskan lebih lanjut bahwa berdasarkan data real-time, koordinat episenter gempa tersebut sebenarnya berada di wilayah administratif Kabupaten Kendal, tepatnya di daerah Jolinggo, Kecamatan Singorojo.
Namun, ia menekankan bahwa data tersebut masih bersifat dinamis. Pihak otoritas terkait terus memantau akurasi titik lokasi secara berkala untuk memastikan pergerakan sesar atau sumber gempa tersebut.
Baca juga: Rotasi di Pemprov Jateng Bergerak: Sasar 27 Pejabat Tinggi dan Kepala Dinas, 2 Kadis Diganti
"Kalau sesuai data real-time, koordinatnya di Singorojo, Kendal. Namun akurasinya masih terus kita pantau karena data seismik bersifat dinamis," jelasnya.
Imbauan Masyarakat
Menyikapi peristiwa ini, BPBD Kabupaten Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.
Alexander meminta warga untuk tetap waspada, namun lebih memfokuskan perhatian pada potensi bencana akibat kondisi cuaca yang fluktuatif saat ini.
"Masyarakat diminta untuk tidak panik. Kami harap warga selalu waspada terkait kondisi cuaca saat ini yang juga berpotensi menimbulkan bencana lainnya," pungkasnya. (eyf)
| Rotasi di Pemprov Jateng Bergerak: Sasar 27 Pejabat Tinggi dan Kepala Dinas, 2 Kadis Diganti |
|
|---|
| Kerap Kecelakaan, Warga Minta Jalan Rusak Jalur Alternatif Jembatan Karanganyar Kebumen Diperbaiki |
|
|---|
| Sultan Nusantara Haramkan Belut dan Lele kepada Pengikut, Begini Kata MUI Banyumas |
|
|---|
| Korban Dugaan Penipuan Sultan Nusantara di Banyumas Bertambah, Kerugian Hingga Rp500 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gempa4.jpg)