Senin, 20 April 2026

Berita Jateng

Cara Petani Semarang Kurangi Efek Cuaca Panas Ekstrem terhadap Sayuran, Pasang Blower

Cuaca panas ekstrem yang dipicu oleh El Nino mulai terjadi di Kota Semarnag pada pertengahan April 2026 ini.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/iwan Arifianto
PASANG PELINDUNG- Petani sayuran Semarang mulai memasang paranet atau jaring pelindung yang biasanya berwarna hitam untuk mengurangi dampak cuaca panas ekstrem yang dipicu oleh El Nino, Mangunsari,Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (16/4/2026). 

Kepala Kebun Sandi Buana Farm Gunungpati, Harianto mengatakan, cuaca panas ekstrem mulai terjadi dalam dua tahun terakhir. "Sebelum tahun 2024, kami belum pakai paranet, tahun 2025, cuaca panas sekali sehingga tanam banyak yang mati, akhirnya dipasang paranet," bebernya.

Menurutnya, terik panas yang terjadi merambat hingga ke air dalam pipa media tanam. Ia menyebut, air yang seharusnya dingin menjadi hangat akibat panas. "Air dalam pipa saya pegang sampai hangat," ujarnya.

Ia menilai, musim paling baik dalam proses menanam sayur adalah Januari hingga Maret. Kemudian periode September hingga Desember.

"Yang paling bagus awal tahun, berbarengan pula sama idulfitri, permintaan naik, panen juga naik," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved