Berita Jateng
ASN di Pelayanan Kesehatan Kudus Dipastikan tidak WFH
Pelayanan kesehatan di Kabupaten Kudus dipastikan akan berjalan normal dan tidak ada WFH
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: khoirul muzaki
Penghitungan ini termasuk dari sisi penghematan energinya berapa. Signifikan apa tidak,” kata dia.
Kemudian Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengatakan, soal WFH pihaknya perlu menyesuaikan dengan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dia menegaskan, dalam WFH nantinya tidak boleh sedikit pun mengurangi kualitas pelayanan publik.
"Pelayanan yang sifatnya vital misalnya kesehatan, perizinan, dan administrasi kependudukan harus tetap berjalan optimal," kata Sam'ani Intakoris.
Menurut Sam'ani, pelayanan prima harus menjadi hal paling mendasar bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bekerja.
Apalagi pelayanan yang sifatnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, bagi Sam'ani, harus tetap optimal, cepat, dan tidak bertele-tele.
"Pelayanan kepada masyarakat itu wajib harus cepat, tepat, dan membahagiakan. Tidak boleh ada keterlambatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Sam’ani. (Goz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Sama-ni-cek-ambulans.jpg)