Senin, 8 Juni 2026

Efisiensi Anggaran Negara

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Langkah Ekstrem: Bupati dan ASN Jateng Diminta Ngantor Naik Sepeda!

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi kaji aturan ekstrem hemat energi bagi ASN dan Kepala Daerah, mulai dari naik sepeda ke kantor hingga opsi WFH dan WFA.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/iwan Arifianto
NAIK SEPEDA- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan keterangan soal penghematan energi ketika ditemui di sela pembekalan kepala daerah oleh KPK di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (30/3/2026). Ia meminta para Bupati dan Walikota serta para Aparatur Sipil Negara melakukan penghematan energi dengan naik sepeda, transportasi umum bahkan berlari saat berangkat ke kantor, 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta para Bupati dan Walikota serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan penghematan energi.
  • Langkah ini sebagai respon atas instruksi pemerintah pusat yang menyiapkan skema penghematan energi nasional di tengah kecamuk perang di Timur Tengah.
  • Luthfi menyiapkan langkah ekstrem soal penghematan energi di pemerintahannya. Ia bakal meminta para jajaran Bupati Walikota dan ASN untuk berangkat kerja naik sepeda atau transportasi umum.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, tengah menyiapkan langkah ekstrem sebagai respons atas instruksi pemerintah pusat terkait skema penghematan energi nasional.

Menyusul kecamuk perang di Timur Tengah yang berdampak pada pasokan energi global, seluruh Bupati, Wali Kota, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah bakal diminta melakukan penghematan besar-besaran.

Salah satu opsi yang sedang dikalkulasi adalah kewajiban bagi pejabat publik dan ASN untuk berangkat kerja menggunakan sepeda, transportasi umum, atau bahkan lari pagi saat menuju kantor.

"Ya kami masih kalkulasi, seluruh Bupati, Wali Kota, dan ASN berangkat ke kantor naik sepeda, kendaraan umum, atau kalau perlu lari, pulang-pergi ke kantor," tegas Ahmad Luthfi kepada Tribunjateng.com di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (30/3/2026).

Luthfi menjelaskan bahwa kebijakan ini sedang dimatangkan sembari menunggu Surat Edaran (SE) dari pemerintah pusat yang direncanakan turun pada Selasa, 31 Maret 2026.

Baca juga: Saksikan Pakta Integritas 35 Kepala Daerah, Ahmad Luthfi: Tak Ada Toleransi Koruptor di Jateng

Siapkan Juga Kebijakan WFA dan WFH

Selain pengaturan moda transportasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga sedang mendetailkan kebijakan kerja fleksibel berupa Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) bagi para ASN.

"Kami masih kaji, ketika edaran itu turun, kami sudah siap. Target penghematan masih dikaji, termasuk skema WFA," tambahnya.

Meski langkah baru ini tergolong drastis, Luthfi mengklaim Pemprov Jateng sebenarnya telah memulai langkah efisiensi energi melalui program 2.500 Desa Mandiri Energi.

Selain itu, optimalisasi penggunaan gas alam juga telah dilakukan oleh BUMD PT Jateng Agro Berdikari di berbagai sektor.

Melalui langkah ini, Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi pelopor daerah yang adaptif dalam menghadapi krisis energi global sekaligus menekan beban pengeluaran negara di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu. (iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved