Rabu, 8 April 2026

Berita Wonosobo

951 Jemaah Wonosobo Ikuti Manasik Haji 2026: 31 Persen Lansia

Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah jemaah calon haji Wonosobo mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/Imah Masitoh
IKUTI MANASIK- Ratusan calon jemaah haji mengikuti manasik haji tingkat Kabupaten Wonosobo di Gedung Adipura, Kamis (26/3/2026). Sebanyak 951 jemaah tercatat akan berangkat, dengan 31 persen di antaranya merupakan lansia. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaksanaan manasik haji tingkat Kabupaten Wonosobo resmi digelar di Gedung Adipura Kencana sebagai bagian dari persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026, Kamis (26/3/2026).
  • Total jemaah calon haji mencapai 951 orang, dengan komposisi yang cukup signifikan dari kelompok lanjut usia.
  • Jemaah tertua tercatat berusia 92 tahun, sementara yang termuda berusia 16 tahun.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pelaksanaan manasik haji tingkat Kabupaten Wonosobo resmi digelar di Gedung Adipura Kencana sebagai bagian dari persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting setelah sebelumnya manasik dilakukan di tingkat kecamatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Wonosobo, Nawawi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan pembinaan bagi calon jemaah.

"Pada hari ini kita melaksanakan manasik haji untuk tingkat kabupaten. Untuk tingkat kecamatan telah kita laksanakan belum lama ini,” ujar Nawawi.

Jumlah jemaah haji tahun ini tercatat mengalami peningkatan.

Total jemaah mencapai 951 orang, dengan komposisi yang cukup signifikan dari kelompok lanjut usia.

Baca juga: Simbol Perlawanan: Rudal IRGC Ditempeli Poster Donald Trump Sebelum Hantam Target Militer AS-Israel

“Untuk peserta jamaah kita itu tahun ini Alhamdulillah mengalami peningkatan. Ini ada 951 jamaah dan 31 persennya itu jemaah lansia,” jelasnya.

Selain itu, rentang usia jemaah juga cukup beragam. Jemaah tertua tercatat berusia 92 tahun, sementara yang termuda berusia 16 tahun.

Kondisi ini menunjukkan tantangan tersendiri dalam pelaksanaan ibadah haji, mengingat jemaah lansia membutuhkan perhatian lebih, baik dari sisi kesehatan maupun pendampingan selama perjalanan.

Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah jemaah memang mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan.

“Naik dari tahun sebelumnya, naik karena tahun kemarin itu sekitar 960-an,” kata Nawawi.

Setelah kegiatan manasik tingkat kabupaten ini, agenda berikutnya adalah penguatan peran ketua rombongan dan ketua regu (karom dan karu).

Mereka dinilai memiliki peran vital dalam mendampingi jemaah di lapangan.

Baca juga: Dukung Reboisasi di Kebumen, Astra Motor Yogyakarta Serahkan 1.000 Bibit Pohon Aren ke Desa Bonosari

“Dalam minggu depan kita akan melaksanakan bimbingan pemantapan ketua rombongan dan ketua regu,” ujarnya.

Menurut Nawawi, para ketua kelompok tersebut akan menjadi ujung tombak dalam interaksi langsung dengan jemaah selama ibadah berlangsung.

“Kenapa harus dimantapkan? Karena justru dari ketua rombongan dan ketua regu itu yang langsung berhubungan, berinteraksi dengan jamaah,” jelasnya.

Dengan berbagai tahapan yang telah dilakukan, ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk. (ima)


 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved