Berita Jateng
GP Ansor Jateng Pilih tak Ikut Demo Sikapi Kasus Gus Yaqut
Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada instruksi resmi organisasi untuk menggelar aksi
Penulis: budi susanto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah meminta seluruh kader untuk menahan diri dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Seruan tersebut disampaikan Ketua PW GP Ansor Jateng, Shidqon Prabowo, menyusul polemik yang menyeret nama Yaqut Cholil Qoumas.
Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada instruksi resmi organisasi untuk menggelar aksi.
“Kami meminta seluruh kader untuk tetap tenang dan tidak melakukan mobilisasi massa. Organisasi tidak pernah menginstruksikan aksi demonstrasi,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Menurut Shidqon, sikap menahan diri penting untuk menjaga marwah organisasi sekaligus memastikan semua kader tetap berada dalam koridor aturan.
Ia menekankan setiap persoalan yang melibatkan kader telah ditangani melalui mekanisme resmi organisasi.
Pendampingan terhadap Yaqut Cholil Qoumas, lanjutnya, sepenuhnya dilakukan oleh Lembaga Bantuan Hukum GP Ansor di tingkat pusat.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen organisasi dalam menghormati proses hukum.
“Kami percayakan penanganan pada LBH GP Ansor agar berjalan profesional sesuai hukum,” katanya.
Baca juga: Mudik Ekstrem! Edi Jalan Kaki Dorong Gerobak Siomay dari Cilacap ke Pemalang Sejauh 130 Kilometer
Di sisi lain, ia mengakui adanya dorongan solidaritas dari kader. Namun, ia kembali menegaskan bahwa dukungan harus disampaikan secara bijak tanpa melanggar garis kebijakan organisasi.
“Solidaritas boleh, tapi tetap harus terkendali dan tidak diwujudkan dalam aksi-aksi yang mengatasnamakan organisasi,” tegasnya.
Ansor Jateng juga memastikan bahwa aksi demonstrasi yang sempat mencatut nama Ansor dan Banser di depan KPK bukan bagian dari agenda resmi organisasi.
Kehadiran individu dengan atribut organisasi dalam aksi tersebut disebut sebagai tindakan personal.
Hal senada disampaikan Sekretaris PW GP Ansor Jateng, Husein Ahmadi. Ia mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh pengurus cabang untuk menjaga kondusivitas dan menghindari langkah-langkah yang dapat memicu polemik baru.
“Kami minta kader benar-benar menahan diri, menjaga marwah organisasi, dan menghormati proses hukum yang berjalan secara objektif,” terangnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Ansor-Jateng-demo-kpk.jpg)