Minggu, 3 Mei 2026

Berita Jateng

Pedagang di Pantai Pelayaran Jepara Asyik Live Tik Tok, ta Sadar Warung Terbakar

tiupan angin pantai mempercepat api menyambar bangunan warung di sekitar lokasi

Tayang:
Penulis: setiawan IT | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Saiful Masum
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar warung seafood di Pantai Pelayaran Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Kota Jepara, Kabupaten Jepara, Senin (16/3/2026) malam 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Kebakaran melanda empat warung di Pantai Pelayaran tepatnya di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Kota Jepara, Kabupaten Jepara terbakar pada, Senin (16/3/2026) malam.

Api mulanya membakar sebuah warung seafood bernama Kedai Seafood Japaradise kurang lebih pukul 22.30 WIB.

Material bangunan kedai terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membakar seluruh bangunan.

Tak hanya itu, tiupan angin pantai mempercepat api menyambar bangunan warung di sekitar lokasi kebakaran.

Setidaknya ada empat warung yang mengalami kebakaran dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Seorang saksi, Rizky Putra Ardiani (19) mengaku saat terjadi kebakaran, dia sedang live Tik Tok di sebuah warungnya yang buka 24 jam.

Waktu itu Rizky mendapati lampu penerangan di warungnya mati hidup lagi berlangsung beberapa kali.

Merasa tidak nyaman lantaran live sosial medianya terganggu dikarenakan jaringan internet wifi tidak optimal, dia pun segera keluar warung untuk mengecek kondisi di luar guna memastikan apa yang terjadi.

"Saya sedang live di warung saya karena 24 jam. Live butuh internet wifi, tiba-tiba lampu dan listrik mati hidup beberapa kali. Terus saya cek ke depan warung, tiba-tiba ada asap dari warung sebelah (warung) saya di bagian belakang," terangnya di lokasi kejadian.

Rizky melihat kepulan asap disertai api pertama kali dari bangunan bagian belakang yang dicurigai sebagai bangunan dapur.

Baca juga: Mudik Pakai Motor ke Banyumas, Rismanto Hanya Habis Rp 100 Ribu

Dia menduga pemicu dari kebakaran adanya korsleting listrik di bagian dapur.

"Penyebab pastinya saya tidak tahu, yang jelas sebelum kejadian ada insiden lampu hidup mati beberapa kali. Apakah karena korsleting listrik, atau karena faktor lain, biar petugas yang menyelidiki," terangnya di lokasi kejadian, Selasa (17/3/2026) dini hari.

Setelah medapatai adanya kepulan asap disertai api di bangunan warung dekat dengan warungnya, Rizky langsung mencari bantuan di lokasi kejadian.

Kedua kakinya bergetar ketika api dengan cepat membumbung tinggi membakar seisi bangunan kedai.

Dia pun berlari mencari bantuan untuk memadamkan api.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved