Berita Wonosobo
Polres Wonosobo Siagakan 7 Pos Strategis Antisipasi Puncak Arus Mudik dan Festival Balon 2026
Polres Wonosobo memetakan dua gelombang puncak arus mudik Lebaran 2026. Titik pos pengamanan dan antisipasi kemacetan di jalur wisata Dieng.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Kepolisian memperkirakan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Wonosobo akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026.
- Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta meningkatnya kunjungan wisata, Polres Wonosobo menyiapkan sejumlah pos pengamanan di jalur-jalur strategis.
- Sebagai bagian dari persiapan pengamanan, Polres Wonosobo melakukan koordinasi dengan kepolisian wilayah perbatasan, yakni Polres Temanggung dan Polres Banjarnegara pada Selasa (10/3/2026) lalu.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO – Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo memetakan pergerakan pemudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang besar, yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, kepolisian menyiagakan pengamanan ekstra di jalur utama menuju kawasan wisata Dieng yang diprediksi akan menjadi titik kemacetan parah.
Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, menegaskan bahwa seluruh personel telah diinstruksikan untuk menyamakan persepsi dalam pola tindak di lapangan melalui Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) di Gedung Serbaguna Mapolres setempat, Kamis (12/3/2026).
“Kita harus siap memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam pengamanan arus mudik, arus balik, serta aktivitas masyarakat di objek wisata yang menjadi daya tarik utama Wonosobo,” ujar AKBP Kasim Akbar Bantilan saat memberikan arahan.
Baca juga: Operasi Pekat Candi 2026: Polres Wonosobo Gulung Tiga Pengedar Sabu di Lokasi Berbeda
Strategi Pengamanan Jalur Wisata dan Festival Balon
Selain arus kendaraan dari luar kota, Polres Wonosobo memberikan perhatian khusus pada periode 22-29 Maret 2026.
Pada rentang waktu tersebut, mobilitas lokal diperkirakan mencapai puncaknya seiring dengan libur Lebaran dan tradisi tahunan Festival Balon Wonosobo.
Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno, menambahkan bahwa koordinasi lintas wilayah dengan Polres Temanggung dan Polres Banjarnegara telah diperkuat sejak Selasa (10/3/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran lalu lintas di perbatasan.
“Jalur Wonosobo adalah urat nadi menuju kawasan wisata Dieng. Koordinasi lintas wilayah sangat krusial agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik-titik mati menuju objek wisata,” kata AKP Seno.
Baca juga: PSIS Semarang Gilas Tim U-20 4-0, Coach Andri Ramawi Masih Temukan Celah di Lini Pertahanan
Penyebaran Tujuh Pos Pengamanan
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung pada 13-25 Maret, Polres Wonosobo menerjunkan dua pertiga kekuatan personelnya. Sebanyak tujuh pos strategis telah didirikan untuk melayani pemudik dan wisatawan:
5 Pos Pengamanan: Berada di titik rawan dan wisata yaitu Kertek, Sawangan, Telaga Menjer, Gardu Pandang, dan Titik 0 Dieng.
1 Pos Pelayanan: Terpusat di Terminal Mendolo untuk melayani penumpang angkutan umum.
1 Pos Terpadu: Berlokasi di pusat kota, kawasan Alun-alun Wonosobo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/21122025-polres-wonosobo-pantau-jalur-wisata-dieng-jelang-libur-nataru.jpg)