Kamis, 4 Juni 2026

Berita Jateng

Kisah Pasutri di Blora Dirikan Omah Satwa, Sehari Habis Rp 150 Ribu untuk Pakan

Angga tak sendiri. Untuk merawat ratusan satwa, Angga dibantu oleh istrinya

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/M Iqbal Shukri
OMAH SATWA - Angga menunjukkan kura-kura di rumahnya, di Jalan Bhayangkara Utara No.11, Blora, Selasa (10/3/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Seorang pria tampak tengah menjemur kura-kura di halaman rumahnya.


Kura-kura itu diletakkan di ember. Tangan pria itu memegang selang, lalu mengguyurkan air ke badan kura-kura.


Pria itu bernama Angga Cahyo Saputro (34), pemilik Omah Satwa Blora. 


Aktivitas tersebut menjadi rutinitas Angga setiap paginya. Ada ratusan koleksi satwa yang ia miliki saat ini.


Angga tak sendiri. Untuk merawat ratusan satwa, Angga dibantu oleh istrinya Alvi Pranatika Rahmadhani (33).


Keduanya saling berbagi peran untuk merawat satwa-satwa peliharaannya. 


Biasanya, pagi-pagi sekali, sepasang suami istri itu pergi ke pasar untuk membeli sayuran, buah, hingga daging, untuk pakan satwa.


Sesampainya di rumah, keduanya mulai melakukan perawatan rutin terhadap satwa-satwanya.


Mulai dari memberi makan, membersihkan kandang, memandikan, hingga menjemur satwa peliharaan. Aktivitas itu rutin dilakukan keduanya setiap pagi.


Omah Satwa sendiri berlokasi di Jalan Bhayangkara Utara No.11, Blora, tepatnya di sebelah Utara kompleks Lapangan Kridosono Blora.


Omah Satwa menjadi sebuah ruang edukasi kecil yang lahir dari kecintaan sepasang suami istri terhadap hewan.


Berawal dari hobi memelihara satwa, pasangan ini tak menyangka kegemarannya perlahan berubah menjadi tempat belajar bagi banyak orang. 


Awalnya, mereka hanya memelihara beberapa hewan di rumah sebagai koleksi pribadi. 


"Awal dari hobi, kecintaan kami terhadap satwa-satwa. Dulu itu kita cuma pelihara musang. Kemudian berkembang ke, iguana sama gecko, terus kita ternak sampai beranak-pinak sampai banyak."


"Terus akhirnya kita itu nyoba hewan lain, tambah ikan. Kita budidaya ikan gupi, cupang terus ikan hias. Setelah itu kita nambah lagi koleksi hewan-hewan seperti mamalia, reptil, terus kayak serangga," jelasnya, saat ditemui di rumahnya, Selasa (10/3/2026).

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved