Selasa, 14 April 2026

Berita Blora

Pasar Darurat Ngawen Blora Terbakar, Kerugian Pedagang Tembus Rp 2,2 Miliar

Kebakaran hebat melanda Pasar Darurat Rakyat Ngawen, Blora. Dipicu korsleting listrik, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp2,2 miliar.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/M Iqbal Shukri
HANGUS TERBAKAR - Kondisi usai Kebakaran Pasar Darurat Rakyat Ngawen, Minggu (8/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sutikno (52) tengah tertidur pulas di rumahnya, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora saat Pasar Ngawen (Pasar darurat Rakyat Ngawen) terbakar.
  • Akibat peristiwa itu, Sutikno memperkirakan mengalami kerugian Rp 30 juta.
  • Untuk total kerugian atas adanya kebakaran tersebut sebesar Rp 2.225.000.000

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Kebakaran hebat melanda kompleks Pasar Darurat (Pasar Sementara) Rakyat Ngawen, Kabupaten Blora, pada Sabtu (7/3/2026) malam.

Insiden yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan sejumlah kios dan satu rumah warga dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2,2 miliar.

Peristiwa ini terjadi saat para pedagang tengah beristirahat.

Api pertama kali terlihat sekira pukul 23.10 WIB dari salah satu kios di Jalan Raya Ngawen–Japah, Kelurahan Ngawen.

Baca juga: Kesedihan Pedagang Akibat Kebakaran Pasar Ngawen Blora Jelang Lebaran: Kebakaran Kok Sampai Dua Kali

Kronologi dan Kesaksian Korban

Sutikno (52), salah satu pedagang agen sosis, mengaku terbangun dari tidur pulasnya setelah mendapat telepon darurat dari seorang rekan.

 "Saya langsung meluncur ke lokasi. Sampai di sana, api sudah membumbung tinggi tepat di samping tempat usaha saya," ujar Sutikno, Minggu (8/3/2026).

Meski dinding kayu dan atap kiosnya sempat tersambar api, kios Sutikno berhasil diselamatkan oleh tim pemadam kebakaran.

Namun, ia tetap menaksir kerugian sekitar Rp30 juta akibat kerusakan bangunan dan upaya evakuasi barang dagangan yang terburu-buru.

Baca juga: Tenggelam saat Bermain di Sungai Luk Ulo, Remaja Kebumen Ditemukan Tewas di Hari Ketiga Pencarian

Penyebab Kebakaran

Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, menjelaskan bahwa titik api diduga berasal dari ruko milik seorang pedagang bernama Anik Dwi Jayanti.

Api pertama kali diketahui oleh saksi Suwadi yang rumahnya bersebelahan dengan ruko tersebut.

"Suwadi melihat percikan api menjalar ke atap kayu. Ia sempat mencoba memadamkan dengan ember, namun api cepat membesar," jelas AKP Lilik.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, pihak kepolisian menyimpulkan penyebab kebakaran.

"Penyebab kebakaran adalah hubungan pendek arus listrik dari stopkontak di dalam ruko milik Anik Dwi Jayanti," tambahnya.

Baca juga: Truk Tronton Tabrak 5 Motor di Perempatan Tamanrejo Blora, Rem Blong saat di Jalan Menurun

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved