Jumat, 29 Mei 2026

Berita Semarang

Gali Soft Skill Mahasiswa MM SCU Semarang, Begini Tips Psikolog Keluarkan Potensi Pemimpin

Mahasiswa Magister Manajemen SCU Semarang dibekali dengan skill kepemimpinan. Psikolog SCU menyatakan, kunci utama ada di keberanian mencoba.

Tayang:
Tribun Banyumas/Franciskus Ariel Setiaputra
PELATIHAN SOFT SKILL - Psikolog Patrick Yessandro Pristantyo memberi materi dalam pelatihan soft skill yang digelar Magister Manajemen Soegijapranata Catholic University (SCU) di Neo Hotel Semarang, Minggu (8/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Psikolog Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang mengugnkap potensi seseorang menjadi pemimpin sering terkendala rasa rendah diri.
  • Dia pun menyarankan agar setiap orang berani mencoba untuk mengeluarkan potensi pemimpin itu.
  • Hal ini disampaikan saat memberi materi soft skill yang digelar magister manajemen SCU.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Keberanian mencoba menjadi kunci penting dalam membangun kepemimpinan.

Banyak orang sebenarnya memiliki potensi menjadi pemimpin tetapi tidak berani memulai karena merasa tidak mampu.

Hal itu disampaikan psikolog Patrick Yessandro Pristantyo dalam kegiatan Softskill Series bertema 'From Mind to Act: Dynamic & Innovative Leadership' yang digelar Program Studi Magister Manajemen Soegijapranata Catholic University (SCU) di Neo Hotel Semarang.

Ajang ini juga menjadi wadah mengembangkan mindset kepemimpinan yang dinamis dan inovatif yang relevan sama tantangan profesional sekarang.

Menurut Patrick, banyak orang gagal mengembangkan potensi kepemimpinannya karena terlalu meragukan diri sendiri.

"Yang sering membunuh potensi seseorang adalah ketika ia merasa, ‘Saya tidak bisa'."

"Akhirnya, ia tidak mau bergerak," ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Baca juga: Kantongi Hak Paten! Peneliti Unika Soegijapranata Semarang Sulap Rumput Laut Jadi Penyedap Rasa

Ia menjelaskan, dalam teori psikologi, terdapat dua jenis pola pikir yakni, fixed mindset dan growth mindset.

Seseorang dengan growth mindset cenderung berani mencoba dan tidak takut melakukan kesalahan.

"Saran sederhananya adalah coba saja dulu. Lebih baik salah tetapi bisa diperbaiki daripada tidak memiliki pengalaman sama sekali," katanya.

Patrick juga membagikan tips bagi seseorang yang baru pertama kali memimpin dan merasa gugup.

Menurutnya, rasa grogi sering muncul karena pikiran dipenuhi berbagai kekhawatiran sebelum mencoba.

"Grogi itu sebenarnya berasal dari pikiran. Karena kita belum mencoba, lalu muncul banyak kekhawatiran," jelasnya.

Ia menyarankan agar seseorang meningkatkan jam terbang dengan terus mencoba dan belajar dari orang yang lebih berpengalaman.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved