Berita Semarang
Gali Soft Skill Mahasiswa MM SCU Semarang, Begini Tips Psikolog Keluarkan Potensi Pemimpin
Mahasiswa Magister Manajemen SCU Semarang dibekali dengan skill kepemimpinan. Psikolog SCU menyatakan, kunci utama ada di keberanian mencoba.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Psikolog Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang mengugnkap potensi seseorang menjadi pemimpin sering terkendala rasa rendah diri.
- Dia pun menyarankan agar setiap orang berani mencoba untuk mengeluarkan potensi pemimpin itu.
- Hal ini disampaikan saat memberi materi soft skill yang digelar magister manajemen SCU.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Keberanian mencoba menjadi kunci penting dalam membangun kepemimpinan.
Banyak orang sebenarnya memiliki potensi menjadi pemimpin tetapi tidak berani memulai karena merasa tidak mampu.
Hal itu disampaikan psikolog Patrick Yessandro Pristantyo dalam kegiatan Softskill Series bertema 'From Mind to Act: Dynamic & Innovative Leadership' yang digelar Program Studi Magister Manajemen Soegijapranata Catholic University (SCU) di Neo Hotel Semarang.
Ajang ini juga menjadi wadah mengembangkan mindset kepemimpinan yang dinamis dan inovatif yang relevan sama tantangan profesional sekarang.
Menurut Patrick, banyak orang gagal mengembangkan potensi kepemimpinannya karena terlalu meragukan diri sendiri.
"Yang sering membunuh potensi seseorang adalah ketika ia merasa, ‘Saya tidak bisa'."
"Akhirnya, ia tidak mau bergerak," ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Baca juga: Kantongi Hak Paten! Peneliti Unika Soegijapranata Semarang Sulap Rumput Laut Jadi Penyedap Rasa
Ia menjelaskan, dalam teori psikologi, terdapat dua jenis pola pikir yakni, fixed mindset dan growth mindset.
Seseorang dengan growth mindset cenderung berani mencoba dan tidak takut melakukan kesalahan.
"Saran sederhananya adalah coba saja dulu. Lebih baik salah tetapi bisa diperbaiki daripada tidak memiliki pengalaman sama sekali," katanya.
Patrick juga membagikan tips bagi seseorang yang baru pertama kali memimpin dan merasa gugup.
Menurutnya, rasa grogi sering muncul karena pikiran dipenuhi berbagai kekhawatiran sebelum mencoba.
"Grogi itu sebenarnya berasal dari pikiran. Karena kita belum mencoba, lalu muncul banyak kekhawatiran," jelasnya.
Ia menyarankan agar seseorang meningkatkan jam terbang dengan terus mencoba dan belajar dari orang yang lebih berpengalaman.
| Rektor Udinus Dorong Kuliah Berbasis Game, Dinusverse Disiapkan untuk Generasi Alfa |
|
|---|
| Kecelakaan Lagi, Kali Ini Truk Rem Blong Seret Sejumlah Kendaraan di Jalan Raya Purwoyoso Ngaliyan |
|
|---|
| Skema Ponzi Koperasi BLN Senilai Rp4,6 triliun di Jateng Menyisakan Kisah Tragis:Dana Pensiun Lenyap |
|
|---|
| Harga Oli Naik Imbas Rupiah Melemah, Pemilik Bengkel di Semarang Kelimpungan Jelaskan ke Konsumen |
|
|---|
| Viral Mobil Honda Jazz Terbakar di Dekat GOR Tri Lomba Juang Semarang, Ini Dugaan Penyebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/08032026-pelatihan-soft-skill-unika-soegijapranata.jpg)