Senin, 27 April 2026

Berita Jateng

Salon Bupati Pekalongan di Desa Nyamok Ikut Disegel KPK

Salon milik Bupati Pekalongan yang berada di wilayah Desa Nyamok juga ikut disegel KPK

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Tito Isna Utama
SALON DISEGEL - Salon milik Bupati Pekalongan yang berada di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, dilakukan penyegelan oleh KPK, Selasa (3/3/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN- Penyegelan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pekalongan terus meluas.


Selain menyasar sejumlah ruangan di kompleks Sekretariat Daerah dan kantor dinas, penyidik juga menyegel deretan mobil yang terparkir di rumah dinas Bupati Pekalongan.


Pantauan Tribunjateng.com, Selasa (3/3/2026) sore, sedikitnya delapan unit kendaraan dipasangi segel pada bagian kaca depan dan handel pintu sisi pengemudi. Kendaraan tersebut berada di halaman rumah dinas.

Beberapa mobil yang terlihat disegel antara lain mobil listrik premium Denza D9, Toyota Fortuner, Toyota Camry, Mitsubishi Xpander, Hyundai, serta mobil listrik produksi Wuling. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai status kepemilikan kendaraan maupun kaitannya dengan perkara yang sedang didalami KPK.


Sebelumnya, dalam OTT yang berlangsung pada Selasa dini hari, KPK mengamankan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama sejumlah pejabat lainnya. Ada 9 ruangan yang dipasangi stiker segel kpk.


Ruang tersebut di antaranya, Kantor Bupati Pekalongan, kantor sekda, kantor bagian umum, kantor bagian ekonomi, prokompim, Satpol PP, Dingkop dan UKM, DPU Taru, Dinperkim LH.

Salon disegel

Tidak hanya itu, salon milik Bupati Pekalongan yang berada di wilayah Desa Nyamok juga ikut disegel KPK.


Pagar besi salon tampak tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas di dalamnya. Sementara itu, Restoran Bigboss di Jalan Diponegoro terpantau tutup, meski tidak ditemukan adanya segel KPK di lokasi tersebut.


Bupati Fadia Arafiq dan pihak-pihak yang diamankan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.


Pemerintah Kabupaten Pekalongan, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut. Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, ketika dihubungi juga belum memberikan keterangan. (Dro)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved