Selasa, 28 April 2026

Berita Jateng

Perputaran Duit MBG di Jateng Capai Rp6 Triliun Selama Dua Bulan, Mengalir ke Siapa?

Uang triliunan tersebut untuk operasional sebanyak 3.826 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUN BANYUMAS/ AGUS ISWADI
SIAPKAN MAKANAN BERGIZI. Ilustrasi penyiapan MBG 

TRIBUNBANYUMAS.COM, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadang Hindayana menyebut, perputaran uang MBG mencapai Rp6 triliun di Jawa Tengah selama Januari-Februari 2026.

Uang triliunan tersebut untuk operasional sebanyak 3.826 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Uang yang sudah beredar dari Januari sampai hari ini di Jawa Tengah itu kurang lebih 6 triliun rupiah yang disalurkan ke 3.826 SPPG, setiap SPPG menerima 1 miliar perbulan," jelas Dadang dalam paparan pada acara Rakor MBG dengan Pemprov Jateng, Selasa (3/3/2026).


Ia menyebut, sebanyak 70 persen dari dana yang disalurkan oleh BGN melalui virtual account di setiap SPPG digunakan untuk membeli bahan baku mulai dari beras, telur, ayam, sayur, buah, bumbu, minyak dan lainnya.


Porsi lainnya sebanyak 20 persen digunakan untuk membayar operasional termasuk relawan yang bekerja di SPPG.

"Sisanya 10 persen untuk membayar insentif," bebernya.


Dadang mengatakan, Jawa Tengah menempati posisi kedua dengan jumlah SPPG terbanyak yaitu di angka 3.826 unit dari 24.443 unit di seluruh Indonesia.

Provinsi terbanyak dengan jumlah SPPG yakni Jawa Barat dengan 5.581 unit.
Menurut Dadang, sebanyak  13 kabupaten termasuk kota di Jawa Tengah berstatus hijau. Artinya, daerah itu sudah mencapai dari target pendirian SPPG.

Baca juga: Bikin Netanyahu tak Bisa Tidur, Keberadaannya Terdeteksi Intelijen Iran

Rincian SPPG di Jateng:

CILACAP 183 SPPG

BANYUMAS 207

PURBALINGGA 102

BANJARNEGARA 97

KEBUMEN 164

PURWOREJO 64

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved