Berita Brebes
Longsor Timbun Jalan Bantarkawung-Tambakserang, Akses Logistik Ramadhan di Brebes Putus Total
Akses jalan Bantarkawung-Tambakserang di Brebes lumpuh total akibat longsor (19/2). Mobilitas warga dan distribusi logistik Ramadhan terhambat
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Bencana alam tanah longsor terjadi di ruas jalan kabupaten ruas Bantarkawung-Tambakserang Brebes, Jawa Tengah pada Kamis (19/2/2026).
- Akses utama menuju desa tersebut, tertimbun longsor di tiga titik dan tak bisa dilalui kendaraan, sehingga menyebabkan akses jalan lumpuh total.
- Material tanah dan batu dari tebing menutup badan jalan secara total, setinggi satu hingga dua meter.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES – Akses utama yang menghubungkan wilayah Bantarkawung dengan Desa Tambakserang di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, lumpuh total akibat tertimbun material longsor setinggi dua meter pada Kamis (19/2/2026).
Terputusnya jalur kabupaten ini mengancam stabilitas distribusi logistik dan mobilitas warga tepat di saat aktivitas masyarakat meningkat menjelang bulan Ramadhan.
Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Brebes Selatan sejak Kamis siang.
Akibatnya, tebing di sepanjang ruas jalan tidak mampu menahan beban air dan runtuh di tiga titik koordinat berbeda, menutup badan jalan sepenuhnya dengan material tanah serta bebatuan besar.
Baca juga: Bupati Kebumen Buka Pasar Sore Ramadan, Bagi-bagi Uang Jajan ke Anak-anak
Kepala Desa Tambakserang, Usep Asikin, mengonfirmasi bahwa saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas.
"Material tanah dan batu dari tebing longsor menutup badan jalan secara total. Kondisi ini sangat krusial karena memasuki bulan Ramadhan, mobilitas warga biasanya meningkat pesat untuk kebutuhan pokok," ujar Usep saat dikonfirmasi, Kamis malam.
Dampak Ekonomi dan Layanan Publik
Putusnya ruas Jalan Bantarkawung-Tambakserang ini berdampak langsung pada urat nadi perekonomian warga.
Jalur tersebut merupakan akses tunggal menuju pusat distribusi kebutuhan pokok, pasar, kantor kecamatan, hingga layanan kesehatan di Puskesmas.
Saat ini, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang kondisinya sempit dan memiliki jarak tempuh jauh lebih lama.
Jalur alternatif tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama bagi truk pengangkut logistik dan warga yang dalam keadaan darurat medis.
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wonosobo, Hari Ini Jumat 20 Februari 2026
Penanganan Darurat Longsor Brebes
Pemerintah Desa Tambakserang telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke pihak Kecamatan Bantarkawung untuk segera diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) agar alat berat dapat segera diterjunkan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes melalui Posko Bumiayu dilaporkan sudah berada di lokasi untuk melakukan kaji cepat dan penanganan darurat.
Hingga berita ini diturunkan, pembersihan material belum dapat dilakukan secara maksimal karena faktor cuaca dan kondisi tanah yang masih labil.
Warga berharap pemerintah daerah segera membuka akses jalan utama ini mengingat pentingnya jalur tersebut bagi kelancaran ibadah dan aktivitas ekonomi selama bulan suci Ramadhan di wilayah Brebes Selatan. (pet)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/longsor-brebes-tutup-jalan.jpg)