Sabtu, 11 April 2026

Wonosobo

Wisata Curug Sikarim Wonosobo Tutup Sementara Akibat Tanah Longsor

Curug Sikarim Wonosobo ditutup sementara usai longsor menyeret 5 motor, Minggu (15/2/2026). Tim gabungan temukan satu unit di radius 1 kilometer.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas/Imah Masitoh
Gerbang Masuk Ditutup, Suasana di pintu masuk wisata Curug Sikarim, Kejajar, Wonosobo yang ditutup total bagi wisatawan akibat kejadian longsor di area parkir, Minggu (15/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wisata Curug Sikarim ditutup sementara untuk proses pembersihan area dan evaluasi keamanan pasca-longsor.
  • Longsor yang terjadi pada Sabtu (14/2) dipicu hujan deras dan menyeret lima sepeda motor di area parkiran.
  • Tim TRC BPBD Wonosobo berhasil menemukan satu motor di jalur sungai pada Minggu pagi; dua unit lainnya masih dicari.
  • Rombongan wisatawan Jeep terpaksa memutar balik karena akses gerbang masuk ditutup total.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Objek wisata Curug Sikarim di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, ditutup sementara usai kejadian tanah longsor, Minggu (15/2/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, gerbang masuk menuju curug ditutup rapat dan terdapat tulisan “Tutup”.

Beberapa kendaraan tampak terparkir di area depan, namun kemungkinan besar merupakan milik petugas yang sedang melakukan penanganan.

Baca juga: 3 Titik Rawan Macet Wonosobo dan Rekayasa Lalu Lintas saat Libur Nataru, Hindari Jalur Sikarim

Basir, salah satu petugas di lokasi, mengonfirmasi bahwa penutupan dilakukan demi pembersihan dan keamanan.

Wisata Tutup Sementara

"Iya pembersihan saja si, karena kan kemarin hujan deras, dan di Dieng atas mungkin ada longsor jadi air ke bawah kotor jadi dibersihkan," ungkap Basir kepada Tribunbanyumas.com.

Penutupan ini rencananya akan berlangsung sampai waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, di jalan area depan Curug Sikarim terlihat sejumlah kendaraan Jeep berhenti.

Banyak wisatawan yang hendak berkunjung ke curug terpaksa tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Beberapa wisatawan terlihat penasaran melihat lokasi longsor dari luar garis peringatan.

Salah satu pengemudi Jeep, Toso, yang membawa rombongan wisatawan, mengaku tidak mengetahui adanya penutupan tersebut.

"Iya nggak tahu ternyata ditutup, saya barengan ada tiga Jeep, di belakang juga masih banyak Jeep yang pasti niatnya mau ke Curug Sikarim," ungkapnya.

Cari Motor Hilang

Penutupan sementara ini bertujuan memastikan keselamatan wisatawan sekaligus memberikan waktu bagi proses pembersihan pasca-longsor.

"Iya mau gimana lagi kan ditutup, sebenarnya dinantikan juga wisatawan. Karena kalau pakai Jeep pasti mampir sini. Habis dari Curug ke Swiss Van Java," imbuh Toso.

Di sisi lain, proses pencarian sepeda motor yang terbawa longsor di area parkiran Curug Sikarim kembali dilanjutkan pada Minggu (15/2/2026) pagi.

Operasi sempat dihentikan sebelumnya akibat hujan deras dan kondisi medan yang membahayakan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved