Sabtu, 18 April 2026

Berita Brebes

Lebih dari 100 Warga Sridadi Brebes Mulai Mengungsi, Rumah Rusak Akibat Tanah Gerak

Lebih dari 100 warga Sridadi Sirampog Brebes mengungsi akibat tanah gerak. Rumah mereka rusak dan tak aman ditinggali.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/BUDI SUSANTO
TINGGAL PUING - Rumah warga Dukuh Krajan, Desa Mandala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambruk akibat tanah gerak, Rabu (27/5/2025). Tanah gerak juga merusak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Akibatnya, lebih dari 100 warga mengungsi. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Lebih dari 100 warga Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meninggalkan rumah dan pindah ke tenda pengungsian.

Mereka meninggalkan rumah yang mulai rusak akibat pergerakan tanah.

Pergerakan tanah di Sirampog terjadi sejak 29 Januari 2026.

Namun, skala pergerakan tanah lebih besar terjadi pada Minggu (8/2/2026). 

Baca juga: Bencana Tanah Gerak di Sridadi Brebes Meluas, 259 Jiwa Mengungsi dan Berharap Segera Direlokasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes mencatat, ada 124 rumah rusak yang didominasi bangunan semi permanen. 

Rumah itu dihuni 413 jiwa atau 148 kepala keluarga (KK). 

"Pergerakan tanah yang terjadi di Dukuh Bojongsari RT 03 dan 04 di RW 03 semakin bertambah parah."

"Dengan arah longsoran ke barat daya dengan kemiringan kurang lebih 45 derajat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Brebes Wibowo, Selasa (10/2/2026), dikutip dari Kompas.com.

Menurut Wibowo, pergerakan tanah pada Minggu mengarah ke aliran Kali Keruh yang berada di bawahnya. 

Selain merusak seratusan rumah, bencana tanah gerak itu juga membuat jalan desa amblas sepanjang sekitar 700 meter. 

Dua tempat ibadah, sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga Taman Pendidikan Alquran (TPQ) juga rusak.

Menurut Wibowo, hujan deras kerap melanda wilayah bagian selatan Brebes dalam beberapa hari terakhir. 

"Saat ini sedang dilaksanakan pembongkaran rumah-rumah yang kondisinya sudah sangat membahayakan dan dipindah ke tempat yang lebih aman," kata Wibowo. 

Bongkar Rumah

Sementara, Kepala Desa Sridadi Sudiryo membenarkan warganya di Bojongsari mulai meninggalkan rumah dan mengungsi ke tenda darurat. 

Baca juga: Dua Rumah di Sirampog Brebes Terbawa Longsor akibat Hujan Deras Lebih dari Dua Jam

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved