Kamis, 11 Juni 2026

Berita Jateng

Mobil PLN Jatuh ke Jurang di Lebakbarang Pekalongan, Bodi Hancur

Mobil PLN bernomor polisi K 1069 FB milik petugas PLN ditemukan jatuh ke dasar jurang alur Sungai Jangkar di wilayah Dukuh Krandegan, Desa Mendolo

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
MOBIL MASUK JURANG - Mobil PLN masuk jurang setinggi kurang 160 meter di dasar jurang alur Sungai Jangkar di wilayah Dukuh Krandegan, Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (27/1/2026). Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Mobil PLN bernomor polisi K 1069 FB milik petugas PLN ditemukan jatuh ke dasar jurang alur Sungai Jangkar di wilayah Dukuh Krandegan, Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (27/1/2026).

Keberadaan mobil pertama kali dilaporkan perangkat Desa Mendolo, Casbari, sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, anggota TNI tengah melaksanakan pembersihan material longsor di kawasan Temburung, kompleks alur Sungai Jangkar.

Laporan tersebut, kemudian ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari Koramil 17/Lebakbarang, Bhabinkamtibmas, serta personel Trantib Kecamatan Lebakbarang.


Bati Tuud Koramil 17/Lebakbarang, Peltu Samiran, mengatakan tim harus menyusuri tebing curam untuk mencapai lokasi kendaraan yang berada di dasar jurang.


"Setelah berkoordinasi dengan Kepala Dusun Krandegan sebagai penunjuk jalan, kami turun ke dasar jurang dengan perkiraan kedalaman sekitar 160 meter. Medannya cukup terjal dan licin," jelas Peltu Samiran.


Di lokasi kejadian, petugas menemukan satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi K 1069 FB.

Tidak jauh dari kendaraan, turut ditemukan sebuah helm merah, serta tas punggung. Di dalam tas tersebut terdapat kartu tanda anggota atas nama Lukman Hakim, kacamata hitam, gergaji lipat, dan kaos merah bertuliskan America Jeans.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, mobil tersebut sebelumnya dikendarai Lukman Hakim yang diduga merupakan petugas yang hendak menuju Desa Mendolo untuk memperbaiki gangguan jaringan listrik.


"Sudah saya sarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan, karena kondisi malam dan kendaraan dikeluhkan kampas koplingnya habis. Tapi tetap dilanjutkan," ujar Rohadi.


Sesampainya di tanjakan setelah jembatan Kali Jangkar, kendaraan diduga tidak kuat menanjak dan ditinggalkan sekitar pukul 22.00 WIB. Lukman, bersama dua rekannya kemudian melanjutkan perjalanan ke Mendolo dengan berjalan kaki.


Hingga kini, kendaraan masih berada di lokasi karena proses evakuasi memerlukan peralatan khusus dan koordinasi lintas instansi.

Baca juga: RSUD Ajibarang Hadirkan Layanan Bak Hotel, Pasien Disuguhi Aroma Kopi


Peltu Samiran menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman informasi terkait keberadaan pengemudi dan dua rekannya untuk memastikan kondisi mereka setelah kejadian.


"Fokus kami saat ini pengamanan lokasi dan koordinasi evakuasi kendaraan bersama pihak kepolisian dan instansi terkait," pungkasnya.


Sementara itu Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Pekalongan Azwar Dwi Artanto membenarkan adanya kejadian tersebut.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved