Kamis, 4 Juni 2026

Berita Wonosobo

Tanah Ambles di Mlipak Wonosobo Kian Melebar Setiap Hujan, Warga Mulai Khawatir

Pantauan langsung di lapangan, kondisi amblesan tampak menyita perhatian warga sekitar. Letaknya berdekatan dengan jalan

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/Imah Masitoh
MAKIN MELEBAR - Kondisi tanah yang ambles di di RT 02 RW 06 Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, (25/1/2026). Kondisi amblesnya tanah ini terus melebar dan memicu kekhawatiran warga.  

Ringkasan Berita:
  • Tanah ambles di RT 02 RW 06 Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, terus melebar dan memicu kekhawatiran warga. 
  • Lubang sedalam sekitar tujuh meter di tepi ruas jalan kabupaten tersebut kian meluas setiap kali hujan turun.
  • Dampak amblesan juga merembet ke bangunan di sekitar lokasi. Bagian rumah warga yang berada paling dekat dengan titik ambles akhirnya dibongkar sebagian.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kondisi tanah ambles di RT 02 RW 06 Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, terus melebar dan memicu kekhawatiran warga. 

Pasalnya, lubang sedalam sekitar tujuh meter di tepi ruas jalan kabupaten tersebut kian meluas setiap kali hujan turun.

Pantauan langsung di lapangan, kondisi amblesan tampak menyita perhatian warga sekitar. 

Letaknya yang berdekatan dengan jalan membuat segelintir orang penasaran dan berhenti untuk melihat lebih dekat kondisi tanah yang ambles.

Garis polisi telah terpasang di sekitar lokasi sebagai pembatas area rawan. 

Baca juga: Tanah Ambles, 15 Rumah di Jatisaba Banyumas Terisolasi. 40 Warga Mengungsi

Terpal digunakan untuk menutup sebagian tanah agar amblesan tidak terus meluas.

Karung berisi tanah diletakkan di pinggir jalan sebagai pembatas sementara bagi pengguna jalan. 

tanah ambles-bahaya-mlipak
JADI PERHATIAN WARGA - Tanah ambles di RT 02 RW 06 Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, terus melebar dan memicu kekhawatiran warga. 

Dampak amblesan juga merembet ke bangunan di sekitar lokasi.

Bagian rumah warga yang berada paling dekat dengan titik ambles akhirnya dibongkar sebagian.

Ketua RW 06 Kelurahan Mlipak, Aris Semarma, menjelaskan bahwa kejadian awal berlangsung pada Sabtu (10/1/2026), sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kejadian itu terjadi tak lama setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut," ungkapnya, Minggu (25/1/2026).

Menurut Aris, saat pertama kali terjadi, amblesan belum sebesar sekarang. Seiring waktu dan hujan yang terus turun, lubang kian melebar.

Aris menuturkan bahwa tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah muncul jauh sebelum kejadian. 

Di bawah gapura lingkungan, air kerap mengalir masuk ke dalam tanah melalui lubang yang sulit terpantau dari permukaan.

Baca juga: Tanah Ambles di Tunjungan Blora: Jalan Hingga Rumah Warga Rusak, Tiang Listrik Nyaris Ambruk

“Sebetulnya itu sudah lama tapi kecil, saya kasih batu sudah mampet,” katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved