Jumat, 24 April 2026

Berita Jateng

KPK Bawa Dua Koper dan Satu Dus Usai Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Pati

Selama hampir enam jam, mereka melakukan sterilisasi dan pemeriksaan intensif, baik di ruang kerja maupun di kediaman dinas Bupati

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Mazka Hauzan Naufal
TINGGALKAN KANTOR BUPATI - Rombongan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengawalan ketat aparat kepolisian meninggalkan kompleks Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pati usai melakukan penggeledahan, Kamis sore (22/1/2026). Mereka membawa dua koper dan satu dus air mineral yang diduga berisi berkas-berkas barang bukti kasus korupsi yang menjerat Bupati Pati Nonaktif Sudewo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Tepat saat kumandang azan asar, suasana di sisi barat Pendopo Kabupaten Pati mendadak tegang. 


Pintu terali besi berwarna hitam yang menjadi akses masuk ke Rumah Dinas Bupati Pati terbuka.


Pintu yang dijaga ketat polisi bersenjata laras panjang dan memakai rompi antipeluru itu lalu memunculkan iring-iringan pria dan wanita dengan langkah serba cepat.


Kamis (22/1/2026), tepat pukul 15.15 WIB, drama penggeledahan panjang yang berlangsung sejak pagi itu mencapai puncaknya. 


Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keluar dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata.


Tak ada kata-kata. Tak ada pernyataan.


Dua buah koper—satu berwarna biru cerah dan satu merah—tampak dijinjing dengan saksama oleh para petugas. 


Selain koper yang diduga berisi dokumen barang bukti penting itu, satu dus air mineral, yang tampaknya juga berisi berkas, juga turut dibawa keluar menuju deretan mobil yang sudah menunggu dengan mesin menyala.


Rombongan penyidik KPK menumpangi lima unit mobil Innova, empat berwarna hitam dan satu berwarna putih. Tiga mobil hitam berpelat H, sementara dua lainnya berpelat AB.


Langkah para penyidik beradu cepat dengan cecaran pertanyaan dari puluhan wartawan yang telah menyanggong sejak pagi. 


Namun, para penyidik memilih bungkam.

Baca juga: Rupiah Melemah Bisa Picu Krisis Ekonomi? Purbaya Minta Warga Tenang


Mereka berjalan menembus barikade kamera, lalu segera masuk ke dalam kabin mobil yang terparkir dengan mesin menyala di halaman.


Berdasarkan informasi dari sumber di lingkungan Kantor Bupati Pati, rombongan lembaga antirasuah ini tiba sekira pukul 09.30 WIB. 


Selama hampir enam jam, mereka melakukan sterilisasi dan pemeriksaan intensif, baik di ruang kerja maupun di kediaman dinas orang nomor satu di Bumi Mina Tani tersebut.


Hanya dalam hitungan menit setelah keluar dari pintu barat, iring-iringan mobil penyidik langsung meninggalkan kompleks pendopo.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved