Berita Pati
Wakil Bupati Risma Ardhi Candra Resmi Jadi Plt Bupati Pati, Ingatkan OPD Jaga Integritas
Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Candra ditunjuk sebagai Plt Bupati Pati setelah Sudewo ditangkap KPK.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Pemprov Jateng menunjuk Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Candra sebagai Plt Bupati Pati setelah Sudewo ditangkap KPK.
- Candra pun segera melakukan konsolidasi internal dan menegaskan kepada bawahannya untuk menjunjung integritas.
- Candra menegaskan, kehormatan Pati merupakan hal utama.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) bupati setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Sudewo, Senin (19/1/2026).
Candra menerima SK Plt Bupati Pati dari Plh Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen yang datang langsung dari Semarang.
Penyerahan SK berlangsung di Ruang Paringgitan Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026) siang.
Langkah cepat ini dilakukan Pemprov Jateng setelah status hukum atas Sudewo jelas.
KPK telah menetapkan Bupati Sudewo sebagai tersangka kasus jual beli jabatan perangkat desa pada Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Wagub Taj Yasin Rapat Darurat dengan Wabup Pati Risma Ardhi Usai OTT Sudewo
Kepada wartawan, Chandra mengaku baru mengetahui Sudewo terjaring OTT KPK pada Senin pagi saat tiba di kantor Pemkab Pati.
"Saya mendengar itu justru pada pagi, sekitar jam 8-9. Saya berada di kantor karena saya nggak tahu kalau ada hal-hal seperti itu."
"Saya baru nyampai kantor jam 8 kurang seperempat dan saya melihat dari media sosial ternyata ada peristiwa terkait dengan Bapak Bupati," papar dia.
Sebelumnnya, dia bertemu Sudewo dalam kegiatan bersama pada Minggu (18/1/2026).
"Terakhir itu kami masih melaksanakan kunjungan, menemui korban bencana di Desa Dukuhseti."
"Itu kami start dari pendopo jam 2 siang dan kegiatan berakhir sekitar pukul 5 sore di Balai Desa Dukuhseti," jelas dia.
Konsolidasi Internal
Terkait tugas barunya sebagai Plt Bupati Pati, Chandra mengatakan, langkah pertama yang akan dia ambil adalah melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh.
Ia berencana mengumpulkan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Pati untuk menegaskan kembali integritas sebagai pelayan masyarakat.
Chandra menekankan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama dalam roda pemerintahan.
| Kecewa Vonis 3 Tahun Penjara, Keluarga Korban Tongtek Maut di Talun Pati Serang Mobil Tahanan |
|
|---|
| Eks Kantor Satpol PP Pati akan Diubah Jadi Museum Cagar Budaya |
|
|---|
| Maut di Atas Truk Sound Horeg: Kru Asal Kediri Tewas Tersengat Listrik Saat Karnaval di Pati |
|
|---|
| Kawasan Karst Pati Menyusut 4.000 Hektare, Gunretno: Audit Ulang Izin Karst! |
|
|---|
| Sidang 'Tongtek Maut' Pati Ricuh, Massa Mengadang dan Melempari Mobil Tahanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/21012026-wakil-bupati-pati-risma-ardhi-candra-jadi-plt-bupati-pati.jpg)