Berita Jateng
APBD Menyusut Rp 256 Miliar, Pemkab Batang Putar Otak Soal Layanan Warga
Dalam struktur baru ini, total pendapatan Kabupaten Batang ditargetkan sebesar Rp1,82 triliun.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: khoirul muzaki
Namun, di tengah keterbatasan itu, Pemkab Batang tidak sepenuhnya bertahan defensif.
Pemerintah justru menyiapkan langkah jangka panjang melalui penguatan badan usaha milik daerah.
“Kami tetap mengalokasikan penyertaan modal Rp2 miliar untuk Perusda. Ini investasi agar ke depan perusahaan daerah bisa mandiri dan memberikan kontribusi nyata ke PAD,” tuturnya.
Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mengurangi ketergantungan Batang terhadap dana transfer pusat.
Bagi warga seperti Ani, kepastian bahwa sekolah tetap berjalan dan layanan publik tidak tersendat menjadi hal terpenting.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Batang memilih fokus merapikan belanja, menahan diri, namun tetap menjaga denyut pelayanan agar kehidupan masyarakat tidak ikut terpangkas. (Ito)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-uanguu.jpg)