Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Batang

Warga Batang Ditantang Kompeten, Tahun Ini Diprediksi Ada 8000 Lowongan Kerja yang Menanti

Pemkab Batang mendorong pencari kerja di Batang memanfaatkan pelatihan kerja di BLK Batang untuk meningkatkan keterampilan.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Diskominfo Batang
PELATIHAN KERJA - Peserta pelatihan kerja di BLK Batang tengah belajar menjahit, beberapa waktu lalu. Pemkab Batang memprediksi, tahun ini ada 8000 lowongan kerja di Batang yang bisa menyerap tenaga terampil. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Batang memprediksi ada 8000 lowongan kerja pada 2026 ini.
  • Calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan punya peluang besar diterima perusahaan pencari kerja.
  • Itu sebabnya Pemkab Batang mendorong pencari kerja memanfaatkan pelatihan kerja di BLK Batang untuk meningkatkan keterampilan.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG – Deru mesin jahit terdengar tanpa jeda di Balai Latihan Kerja Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026).

Sejumlah pemuda berusia 20-an tampak serius menjahit pola kain.

Mereka bertekad menguasai keterampilan menjahit dan mendapat sertifikat dari pelatihan tersebut.

Bagi mereka, sertifikat menjahit bukan sekadar selembar kertas melainkan tiket masuk ke dunia kerja yang kini terbuka lebar.

Baca juga: Seru dan Menantang, Menikmati Pantai Sigandu Batang dari Gokart Safari Beach Jateng

Kepala Disnakertrans Kabupaten Batang, Suprapto mengatakan, tahun ini lowongan kerja di Batang diperkirakan mencapai hampir 8.000 tempat.

Angka ini diperoleh dari hasil pemetaan kebutuhan tenaga kerja perusahaan, baik dari program Dana Alokasi Khusus Reguler (DAKR) maupun di luar DAKR.

"Kalau dari hasil dash mapping kami, ada sekitar 4.100 lowongan. Di luar itu, ada beberapa perusahaan garmen, alas kaki, tas, yang kebutuhannya bisa 2.000 sampai 4.000 orang," kata Suprapto, Selasa.

Serap Tenaga Kerja Lokal 70 Persen

Peluang ini pun memberi angin segar bagi pencari kerja warga Batang.

Apalagi, sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Investasi, perusahaan wajib menyerap minimal 70 persen tenaga kerja lokal.

Artinya, dari ribuan lowongan itu, mayoritas harus diisi warga Batang.

"Perusahaan siap menerima tapi pertanyaannya sekarang, kita siap atau tidak?" 

"Jangan-jangan umurnya siap, ijazahnya siap, tapi kompetensinya belum," ujarnya.

Baca juga: Capek Kerap Kebanjiran, Warga Klidang Lor Batang Minta Pemkab Normalisasi Sungai dan Tertibkan Kapal

Di sinilah peran pelatihan kerja menjadi krusial. 

Melalui DAKR, sejak Juni hingga akhir tahun lalu, Disnakertrans mencatat hampir 2.500 peserta telah mengikuti pelatihan dan terserap ke sektor formal.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved