Rabu, 6 Mei 2026

Banjir Kudus

Banjir Kudus Meluas: 34.277 warga Terdampak, 5 Sungai di Mejobo Genangi 9 Desa

Banjir di Kudus terus meluas hingga menggenangi 24 desa di 6 kecamatan. Di Mejobo, lima sungai yang ada meluap genangi sembilan desa.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Rifqi Gozali
PASRAH - Warga Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus, terlihat pasrah melihat genangan banjir merendam permukiman, Selasa (13/1/2026). Banjir Kudus meluas hingga merendam 24 desa dan berdampak pada 34.277 warga. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir di Kudus terus meluas hingga menggenangi 24 desa di 6 kecamatan.
  • Di Kecamatan Mejobo, ada sembilan desa yang terendam banjir akibat luapan lima sungai dekat permukiman.
  • Pemkab Kudus terus melakukan penanganan, inventarisasi kerusakan, dan segera memperbaiki.

 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meluas hingga merendam 24 desa di 6 kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus mencatat, hingga Selasa (13/1/2026) pagi, ada 34.277 warga Kudus terdampak banjir.

Satu di antara wilayah yang terendam banjir ada di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati. 

Banjir masuk permukiman sejak Minggu (11/1/2026).

"Banjir di sini semakin bertambah karena derasnya hujan," ujar Ketua RW 12 Dukuh Goleng, Sukijan, saat ditemui di lokasi banjir, Selasa.

Data BPBD Kudus, banjir di Goleng terjadi karena limpasan Sungai SWD yang ada di Kaliwungu.

Baca juga: Jalur Pantura Kudus Macet 4 Km Akibat Banjir di Ngembalrejo, Polisi Terapkan Buka Tutup Jalan

Berbeda dengan banjir tahun sebelumnya, banjir di Goleng biasanya terjadi karena curah hujan tinggi dan kiriman dari aliran Sungai Wulan yang lokasinya memang bersebelahan dengan Dukuh Goleng. 

Saat ini, kata Sukijan, tidak ada kiriman banjir dari Sungai Wulan karena sungai tersebut sudah dinormalisasi.

"Biasanya kan kiriman banjir dari Sungai Wulan, ini sudah dinormalisasi, sudah cukup bagus, cuma curah hujan masih tinggi. Airnya dari arah Kaliwungu ke Goleng," katanya.

Warga Mengungsi

Saat ini, sebagian warga Goleng sudah mengungsi. 

Ada 24 orang yang kini tinggal di pengungsian. 

Sementara, sebagian besar warga Goleng masih bertahan di rumah meski air menggenangi rumah mereka setinggi 30-80 sentimeter.

"Kalau jumlah keseluruhan warga di RW 12 Dukuh Goleng ini sekitar 800-an jiwa. Sedangkan untuk rumah, ada 100-an rumah," kata Sukijan.

Lima Sungai di Mejobo Meluap

BPBD Kudus mencatat, banjir terparah terjadi di Kecamatan Mejobo.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved