Senin, 27 April 2026

Berita Brebes

Warga Benda Brebes Geruduk Balai Desa, Tuding Kades Selewengkan Dana Desa dan Setoran PBB

Puluhan warga Benda Brebes menggeruduk balai desa setempat, menuntut kades mundur atas dugaan penyelewengan dana desa dan setoran PBB.

Tribun Banyumas/Dok Warga Benda
GERUDUK BALAI DESA - Puluhan warga Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggeruduk balai desa setempat, Senin (5/1/2026). Mereka mendesak Kepala Desa Benda Baitsul Amri mundur dari jabatan karena diduga menyelewengkan setoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari warga. 
Ringkasan Berita:
  • Puluhan warga Benda Brebes menggeruduk balai desa, Senin.
  • Mereka mendesak kepala desa mundur dari jabatan.
  • Kades diduga menyelewengkan dana desa dan setoran PBB dari masyarakat.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES – Puluhan warga Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggeruduk balai desa setempat, Senin (5/1/2026).

Mereka mendesak Kepala Desa Benda, Baitsul Amri, mundur dari jabatan lantaran dinilai telah menyelewengkan dana desa (DD) dan pembanyaran pajak bumi dan bangunan (PBB).

Warga datang sambil membawa pengeras suara dan poster bertuliskan di antaranya 'Turunkan Kades'.

Baca juga: "Benar-benar Lumpuh Total", Kesaksian Anggota DPRD Brebes Lihat Jalan Amblas di Bantarkawung

Mereka kemudian bergerak menuju pertigaan Desa Benda yang merupakan ruas jalan provinsi Bumiayu–Sirampog untuk menyampaikan aspirasi lewat orasi.

"PBB, warga sudah membayar, ternyata tidak disetor ke pemerintah, entah kemana," kata Imaduddin dalam orasinya.

Sementara, perwakilan pemuda dari Karang Taruna, mengaku belum pernah menerima anggaran dari pemerintah desa.

Sebagai bentuk dukungan atas tuntutan tersebut, warga membubuhkan tanda tangan di atas kain putih yang dibentangkan di jalan raya.

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI.

Baca juga: Viral Mobil Ungu Berenang di Sungai Kalong Brebes Bikin Geger Warga

M Imadudin, koordinator aksi yang juga koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda (AMPDB) mengatakan, demo warga ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya telah dilakukan bersama pemerintah desa, BPD, dan camat Sirampog.

Camat Sirampog Slamet Budi Raharjo saat dikonfirmasi enggan memberikan tanggapannya terkait aksi demo warga tersebut.

"Nanti dulu ya, Mas, saya tidak bisa komentar," ujarnya sebelum mematikan telepon. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved