Berita Brebes
Tak Terima Pernyataan Kades Gegerkunci Brebes, Warga Balik Tuntut Transparansi Dana Desa
“Mudah-mudahan tahun depan, para PMI-PMI di Desa Gegerkunci menggalang dana untuk ngaspal...," kata Kades gegerkunci, Zamroni .
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Ratusan warga Desa Gegerkunci, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah digeruduk warganya, Senin (15/12/2025).
- Hal itu, karena Kepala Desa Gegerkunci, Zamroni meminta supaya para PMI (Pekerja Migran Indonesia) dari desa itu bisa menggalang dana untuk memperbaiki jalan yang rusak dan tidak hanya untuk acara pengajian saja.
- Potongan video itulah kemudian yang memicu warga tidak terima
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Mulutmu harimaumu. Ungkapan itu barangkali pas disematkan pada Kepala Desa Gegerkunci, Zamroni, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Bagaimana tidak, gara-gara pernyataannya, Zamroni digeruduk ratusan warga Desa Gegerkunci, Senin (15/12/2025).
Hal itu bermula saat sang Kepala Desa Gegerkunci, Zamroni menyebut supaya para PMI (Pekerja Migran Indonesia) dari desa itu bisa menggalang dana untuk memperbaiki jalan yang rusak dan tidak hanya untuk acara pengajian saja.
“Mudah-mudahan tahun depan, para PMI-PMI di Desa Gegerkunci menggalang dana untuk ngaspal ben dalane alus (biar jalannya halus) atau paling tidak RTLH aja pengajian bae (jangan pengajian mulu),” ucap Zamroni dalam sambutan pengajian di desa tersebut.
Llau, potongan video itu pun beredar di media sosial Facebook dan mengundang banyak kritik warganet.
Baca juga: Odong-odong di Kebumen Menolak Punah, Paguyuban Awak Angkutan Umum Wadul Dewan
Tak sedikit yang menyinggung soal dana desa untuk perbaikan jalan. Mengingat masih ada jalan rusak di sejumlah titik selama Kepala Desa menjabat.
Agus Damawi koordinator aksi demo tersebut menyebut, pernyataan kades dinilai nyeleneh.
Karena itu, warga meminta agar kades meminta maaf langsung kepada warga.
"Aksi ini merupakan aksi damai, kami meminta kades agar klarifikasi terkait ucapannya saat acara pengajian," ujarnya.
Selanjutnya, Agus juga meminta terkair transparansi dana desa, lantaran selama kades menjabat tidak terlihat pembangunan.
"Kami juga meminta agar dana desa lebih transparan lagi, kami meminta harus terbuka secara umum. Karena ini uang rakyat," ungkapnya.
Agus juga menyebut adanya pungli saat permintaan rekomendasi dari desa untuk pemberangkatan calon pekerja migran untuk berangkat keluar negeri.
Baca juga: Ingin Kembalikan Kejayaan PSIS, Manajemen PSIS Semarang Bertemu Wali Kota Agustina dan Suporter
"Permintaannya contoh saat pembuatan surat kemudian dimintai sejumlah uang," katanya.
Merespon tuntutan warga, kepala desa Zamroni mengatakan, pihaknya sudah menjawab secara langsung terkait tuntutan warga.
"Saya juga sudah menyampaikan permintaan maaf kepada warga terkait ucapan saya yang sempat membuat gaduh."
"Kita tidak ingin ada kegaduhan lagi di media sosial terkait permasalahan ini," tandasnya.
Diketahui, Desa Gegerkunci merupakan salah satu desa yang warganya sebagian besar merupakan pekerja migran. (pet).
| Odong-odong di Kebumen Menolak Punah, Paguyuban Awak Angkutan Umum Wadul Dewan |
|
|---|
| Ingin Kembalikan Kejayaan PSIS, Manajemen PSIS Semarang Bertemu Wali Kota Agustina dan Suporter |
|
|---|
| Libur Nataru, Pertamina Jamin Stok BBM, Solar dan Elpiji di Tegal Raya Aman, Ada 6 Kali Lipat |
|
|---|
| Deretan Pemain Persiku Dilirik Klub Lain, Igor Masih Bertahan |
|
|---|
| Kemenhub Siapkan 3 Bus Mudik Gratis Nataru 2025/2026 untuk Warga Wonosobo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kades-didemo-oke-brebes.jpg)