Selasa, 28 April 2026

Berita Tegal

Libur Nataru, Pertamina Jamin Stok BBM, Solar dan Elpiji di Tegal Raya Aman, Ada 6 Kali Lipat

Saat libur Nataru diprediksi mengalami kenaikan konsumsi BBM 5 persen, sedangkan konsumsi Solar di wilayah Jateng dan DIY 4,7 persen

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rustam Aji
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
STOK BBM AMAN- Petugas terlihat sedang melakukan pengecekan mobil tangki yang sedang antre hendak mengisi BBM di Fuel Terminal Tegal yang beralamat di Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Senin (15/12/2025). Pada kesempatan itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan stok BBM maupun Elpiji khususnya di wilayah Tegal Raya aman selama libur panjang Nataru.   
Ringkasan Berita:
  • Saat libur Nataru, konsumsi BBM diprediksi mengalami kenaikan sampai 5 persen, sedangkan konsumsi Solar di wilayah Jateng dan DIY diprediksi turun sekitar 4,7 persen karena ada pemberlakuan larangan melintas kendaraan logistik atau kendaraan besar. 
  • Pertamina memastikan stok BBM maupun Elpiji khususnya di wilayah Tegal Raya aman selama libur panjang Nataru. 
  • Untuk menjamin pasokan, Pertamina juga sudah membuat Satgas Nataru yang siaga mulai tanggal 13 November 2025 sampai 15 Januari 2026. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Menyong libur Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, memastikan stok BBM, solar maupun elpiji di Tegal Raya aman.

Sebagai bukti untuk memastikan hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengunjungi Fuel Terminal Tegal yang beralamat di Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Senin (15/12/2025), melihat kesiapan armada mobil tangki dan petugas yang stanby selama

Selain memantau kesiapan di Fuel Terminal Tegal, Pertamina juga mengunjungi Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma, Kabupaten Brebes memastikan pelayanan di SPBU berjalan lancar. 


Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan menerangkan, pihaknya intens berkomunikasi dengan semua pemerintah daerah termasuk kepolisian utamanya mengatur arus lalu lintas selama libur Nataru. 

Taufiq menyebut, pihaknya sudah membuat Satgas Nataru yang siaga mulai tanggal 13 November 2025 sampai 15 Januari 2026. 

Baca juga: Kemenhub Siapkan 3 Bus Mudik Gratis Nataru 2025/2026 untuk Warga Wonosobo

Selama periode tersebut Pertamina melakukan siaga satu atau atensi penuh terhadap seluruh pasokan BBM dan Elpiji yang diprediksi mengalami peningkatan. 

"Saat ini kapasitas di Fuel Terminal Tegal sangat optimal. Seperti untuk BBM jenis Pertalite di angka 6.000 KL atau jika dihitung sesuai ketahanan stok mencapai enam kali lipat dari konsumsi normal. Kemudian Solar stok optimal di angka 3.000 KL bertahan empat sampai lima kali lipat konsumsi normal," terang Taufiq, pada Tribunjateng.com. 

Taufiq menjelaskan, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi BBM dan Elpiji di wilayah Tegal Raya yakni Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal sampai Pekalongan. 

Saat libur Nataru diprediksi mengalami kenaikan konsumsi sampai 5 persen untuk BBM, sedangkan konsumsi Solar di wilayah Jateng dan DIY diprediksi turun sekitar 4,7 persen karena ada pemberlakuan larangan melintas kendaraan logistik atau kendaraan besar. 

Sementara untuk konsumsi Elpiji diprediksi akan naik sebesar 3 persen, sehingga nantinya Pertamina akan menambah stok Elpiji di Fuel Terminal BBM Tegal ataupun lembaga penyalur sekitar 25-30 persen. 

Baca juga: 394 Ribu Nomor Kendaraan Diblokir Pertamina, tak Bisa Isi BBM Subsidi

"Kami yakinkan stok di Fuel Terminal Tegal yang mengampu kurang lebih 271 lembaga penyalur mulai SPBU, SPBU nelayan sampai Pertashop dari wilayah paling timur Pekalongan, kemudian barat di Kabupaten Brebes dan selatan di Kabupaten Tegal seluruhnya BBM dan Elpiji stok aman. Masyarakat tidak perlu khawatir," jelas Taufiq. 

Pada kesempatan itu, Taufiq berpesan kepada masyarakat yang hendak berlibur atau mudik Nataru, sebelum meninggalkan rumah jangan lupa melepas regulator gas elpiji. 

Selain itu dalam rangka meminimalisir antrean kendaraan saat mengisi BBM di SPBU, konsumen diimbau melakukan pembayaran secara non tunai bisa menggunakan QRIS, aplikasi MyPertamina, dan kartu debit. 

"Kami juga mengantisipasi menambah layanan di beberapa titik Rest Area terutama yang tidak ada SPBU dengan menambah SPBU Modular dan upaya lainnya," ujar Taufiq. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved