Selasa, 26 Mei 2026

Berita Jateng

Mental Kalah itu Biasa Hinggapi Pemain PSIS Jelang Laga Lawan PSIM

Tim Mahesa Jenar akan menjajal kekuatan dengan menghadapi tim kontestan Superleague PSIM Yogyakarta

Tayang:
Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
RECOVERY- PSIS Semarang menjalani sesi latihan di Lapangan Arhanud Semarang pada Kamis (11/12/2025) kemarin. Latihan tersebut sebatas pengembalian kondisi fisik pasca melakoni laga uji coba di Yogyakarta kontra PSIW Wonosobo 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- PSIS Semarang rencananya masih akan menggelar sejumlah laga uji coba selama masa jeda kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.


Setelah menjalani partai uji coba pertama kontra PSIW Wonosobo, Tim Mahesa Jenar akan menjajal kekuatan dengan menghadapi tim kontestan Superleague PSIM Yogyakarta akhir pekan ini.


Pelatih PSIS, Jafri Sastra mengatakan timnya memang mulai mengagendakan ujicoba untuk melihat sejauh mana kemampuan timnya.


"Kita memang siapkan beberapa agenda ujicoba. Harapannya tentu di ujicoba ini betul-betul sudah kelihatan kualitas tim sebelum kita lawan Barito Putera tanggal 27 nanti," kata Jafri Sastra di lapangan Arhanud, Semarang, pada Kamis (11/12/2025).


Sementara menyikapi hasil ujicoba lawan PSIW, pelatih asal Padang itu mengaku masih banyak yang harus dibenahi dari timnya.


"Kalau yang dibenahi hampir semua, chemistrynya, kemudian taktikalnya seperti attacking-nya, defense-nya, masih banyak yang kita benahi," kata dia.


"Bisa dikatakan saat ini baru 50 persen, sisanya masih kita berbenah untuk memperbaiki kelemahan kita yang lain," jelasnya.

Baca juga: Plafon SDN 01 Jatingaleh Kota Semarang Roboh Timpa Siswa


Jafri berharap laga lawan PSIM benar-benar jadi laga yang bagus untuk timnya.


"Mudah-mudahan ketika kita ketemu dengan lawan yang level di atas kita tentu akan lebih nampak tekanannya seperti apa. Dan disitu kita juga nanti akan punya catatan, mudah-mudahan kita benahi lagi," ungkapnya.


Selain itu, duel kontra Laskar Mataram juga untuk melihat sejauh mana mental pemain saat melawan tim yang kualitasnya jauh lebih bagus dari PSIS.


"Selama ini mentality anak-anak itu kurang ya. Kalah seperti menjadi hal biasa, itu kan mental ya. Itu yang ingin kita ubah, bagaimana kalah bukan menjadi hal biasa, tapi menjadi yang memalukan," tegasnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved