Berita Jateng
Plafon SDN 01 Jatingaleh Kota Semarang Roboh Timpa Siswa
laporan awal, plafon tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kerusakan serupa pada Desember tahun lalu
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, Dinas Pendidikan Kota Semarang memastikan penanganan cepat usai insiden ambrolnya plafon di SDN 01 Jatingaleh pada Kamis (11/12/2025) pagi kemarin.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Kota Semarang, Aji Nur Setiawan, menegaskan bahwa keselamatan siswa menjadi prioritas utama dan langkah teknis langsung dilakukan di lokasi.
Menurut Aji, peristiwa terjadi di salah satu ruang kelas lantai dua.
Plafon gypsum yang terpasang sejak 2021 itu tiba-tiba runtuh.
“Dari hasil laporan awal, plafon tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kerusakan serupa pada Desember tahun lalu. Diduga terjadi penurunan kekuatan struktur sehingga memicu ambrolnya plafon,” jelasnya.
Berdasarkan keterangannya, Aji menyebutkan, insiden ini menyebabkan lima siswa dan satu guru mengalami luka ringan.
“Mereka mengalami lecet dan benturan ringan tanpa pendarahan. Guru piket langsung melakukan penanganan pertama. Siswa kemudian dipulangkan dan dipantau oleh orang tua masing-masing,” ungkapnya.
Ia memastikan area ruang kelas sudah dibersihkan dari puing dan ditutup sementara untuk mencegah risiko tambahan.
Baca juga: Punya Catatan Pertemuan Lebih Baik, Mungkinkah Indonesia U-22 Menang Besar Lawan Myanmar?
Terkait langkah tindak lanjut, Aji menegaskan Disdik Kota Semarang sudah menurunkan tim untuk melakukan asesmen menyeluruh.
“Mulai hari ini kami melakukan pemeriksaan teknis seluruh plafon dan struktur ruang kelas, terutama ruang yang terlihat mulai melengkung. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar untuk mengusulkan perbaikan total,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan segera mengalokasikan anggaran perbaikan dan berkoordinasi dengan rekanan untuk percepatan penanganan.
“Kami memastikan seluruh proses berlangsung dengan standar keselamatan yang ketat. Monitoring berkala juga akan dilakukan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.
Aji menambahkan bahwa Dinas Pendidikan berkomitmen penuh menjaga keamanan seluruh satuan pendidikan di Kota Semarang.
“Keselamatan siswa dan guru adalah hal yang tidak bisa ditawar. Semua langkah kami fokuskan untuk memastikan pembelajaran dapat kembali berjalan aman,” tandasnya.
Pantauan tribunjateng.com di lokasi, Jumat (12/12) pagi, ruang kelas yang plafonnya roboh itu yakni kelas 6B, tinggal menyisakan rangka baja ringan.
Salah satu guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan, peristiwa terjadi sesaat sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Dia menyebut, faktor bangunan yang sudah lama menjadi penyebab robohnya plafon berjenis gypsum itu.
“Kejadiannya sekitar pukul 07.15, kalau untuk mulai pembelajaran kan pukul 07.30. Kebetulan posisi kelas saya ada di sebelah ruang yang roboh itu,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/SD-jatingaleh-semarang-ambrol.jpg)