Jumat, 24 April 2026

Berita Wonosobo

Cuaca Ekstrem 4-10 Desember, Bupati Wonosobo Imbau Warga di Daerah Rawan Mengungsi saat Hujan Deras

Bupati Wonosobo meminta warga di daerah rawan longsor segera mengungsi saat hujan lebih dari dua jam, bahkan dua hari.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
Tribunbanyumas.com/Imah Masitoh
CUACA EKSTREM - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengimbau warga di daerah rawan longsor segera mengungsi saat hujan deras melanda. Wonosobo diprakirakan mengalami cuaca ekstrem 4-10 Desember. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Wonosobo mengimbau warga di daerah rawan longsor untuk segera mengungsi saat hujan lebih dari dua jam, bahkan dua hari.
  • Pemkab Wonosobo telah memasang alat pendeteksi dini longsor di daerah rawan.
  • Wonosobo masuk cuaca ekstrem 4-10 Desember 2025.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meminta warga di daerah rawan longsor meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi saat hujan turun lebih dari dua jam, bahkan dua hari.

Afif menegaskan, Pemkab Wonosobo terus memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan agar masyarakat dapat terlindungi dari risiko bencana.

Mengingat, cuaca ekstrem mulai melanda wilayah Wonosobo dalam beberapa waktu terakhir.

Hal ini memicu terjadinya longsor di belasan titik longsor di Wonosobo.

"Tentu, kita sangat prihatin dengan kejadian bencana di luar sana, di Wonosobo juga,” ujar Bupati Afif, Minggu (7/12/2025).

Baca juga: Anggaran DPUPR Wonosobo Turun 30 Persen, Pembangunan Infrastruktur Pakai Skala Prioritas

Ia menambahkan bahwa peringatan mengenai potensi bahaya hujan dengan intensitas lama di Wonosobo perlu diwaspadai.

"Kita sering diingatkan kepala BPBD Wonosobo dari dulu-dulu, kalau ada hujan dua hari berturut-turut, harus waspada karena berdasarkan pengalaman-pengalaman, biasanya ada longsor dan sebagainya," ucapnya.

Giatkan Penanaman Pohon

Menurutnya, setiap bencana selalu memiliki sebab dan akibat yang harus dipahami bersama. 

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus menggencarkan upaya menjaga keseimbangan alam. 

"Di kabupaten Wonosobo sering menggalakkan susur sungai, gerakan tanam pohon yang terus dan harus dilakukan."

"Itu bagian dari kita menjaga alam," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, memang terjadi beberapa insiden bencana, termasuk tanah longsor di sejumlah titik. 

"Alhamdulillah, mudah-mudahan selalu dijaga oleh Allah SWT."

"Ya, ada kemarin bencana alam dan tanah longsor, segera kita tangani."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved