Berita Wonosobo
Kecamatan Watumalang Wonosobo Dilanda Longsor akibat Hujan Lebat
Sedikitnya lima kejadian longsor yang mengganggu akses jalan dusun dan menimpa permukiman warga di Kecamatan Watumalang
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Serangkaian tanah longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Watumalang, Kabupatenn Wonosobo pada Kamis (4/12/2025)
- Hal itu dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Wonosobo
- Kejadian pertama terjadi pukul 14.30 WIB di Dusun Gumuruh, RT 02 RW 11, Desa Banyukembar.
- Longsoran tanah sepanjang 10 meter menutup jalan dusun yang menjadi akses menuju Dusun Klesem.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Watumalang, Kabupatenn Wonosobo pada Kamis (4/12/2025) memicu serangkaian tanah longsor di beberapa titik.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC RPB) Kecamatan Watumalang, Bangun Setiadi melaporkan sedikitnya lima kejadian longsor yang mengganggu akses jalan dusun dan menimpa permukiman warga.
"Hari kemarin dari siang hingga malam ada lima kejadian tanah longsor yang dilaporkan di Kecamatan Watumalang," ucapnya, Jumat (5/12/2025).
Kejadian pertama terjadi pukul 14.30 WIB di Dusun Gumuruh, RT 02 RW 11, Desa Banyukembar.
Longsoran tanah sepanjang 10 meter menutup jalan dusun yang menjadi akses menuju Dusun Klesem.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun aktivitas warga sempat terhambat," ucap Bangun.
Selanjutnya, pada pukul 16.00 WIB, tanah kembali longsor di Dusun Sicowet, RT 01 RW 01, Desa Banyukembar. Longsoran sepanjang 15 meter terjadi di bahu jalan dan mengenai area perkebunan warga. TRC memastikan tidak ada korban dalam kejadian ini.
Masih di Desa Banyukembar, sekitar pukul 21.00 WIB, longsor kembali terjadi di Dusun Gumuruh, RT 01 RW 09. Material tanah sepanjang 8 meter menimpa jalan dusun dan sebagian mengenai rumah warga atas nama Ibu Wartinen.
Baca juga: Atap Bolong, Pedagang Pasar Bitingan Kudus Pasrah Lapaknya Dilanda Banjir
"Kerugian ditaksir sekitar Rp1 juta dan peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa," ungkapnya.
Pada malam hari, pukul 22.30 WIB, longsoran juga terjadi di Dusun Krangean Wetan, RT 02 RW 03, Desa Banyukembar. Longsor sepanjang 15 meter menutup akses jalan dusun menuju Desa Pasuruan.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun akses warga sementara terputus," lanjutnya.
Sementara itu, longsor terakhir dilaporkan di Dusun Gedangsari, RT 10 RW 05, Desa Wonokampir, sekitar pukul 19.00 WIB. Tebing di sekitar rumah warga atas nama Bapak Diryanto longsor dan materialnya mengenai rumah milik Bapak Setiawan.
Menurut laporan TRC RPB Watumalang, seluruh kejadian dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur wilayah setempat.
"Pemerintah desa bersama relawan segera melakukan pengecekan lokasi dan pendataan kerusakan," ucapnya.
TRC RPB juga memastikan telah melakukan tindakan cepat berupa pendatanganan ke lokasi kejadian serta pelaporan berkelanjutan hingga kepada BPBD Kabupaten Wonosobo.
"Situasi di seluruh titik longsor dilaporkan terkendali dan tidak terdapat korban jiwa. Informasi tambahan menyusul," tandasnya. (ima)
| Atap Bolong, Pedagang Pasar Bitingan Kudus Pasrah Lapaknya Dilanda Banjir |
|
|---|
| Lingkungan Kota Semarang Terkontaminasi Mikroplastik Pemkot Ambil Langkah |
|
|---|
| Kapalnya Kehabisan Solar hingga Terseret ke Laut, Warmad Nelayan Brebes Ditemukan Selamat |
|
|---|
| Dibiayai APBN, SKB Blora Direnovasi dengan Anggaran Rp 634 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/longsor-watumalang-wonosobo.jpg)