Berita Jateng
Sopir Ungkap Berapa Penghasilan Sopir Bajaj di Semarang
Di tengah dirinya menunggu orderan, dia bercerita bahwa baru sebulan menjajal hidup baru sebagai pengemudi bajaj online
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Surakhman (34), menurunkan penumpang di depan Jalan Imambonjol Semarang, usai menurunkan penumpang Surakhman yang menarik bajaj berwarna putih itu menggulung cover bajaj di sisi kanan dan kiri.
Setelah itu dia beristirahat sebentar sambil mengecek aplikasi maxride.
“Ini sudah tarikan ke tujuh, ya bersyukur,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).
Di tengah dirinya menunggu orderan, dia bercerita bahwa baru sebulan menjajal hidup baru sebagai pengemudi bajaj online dan sejak itu, ritme rizkinya berubah drastis.
“Kalau saya ini nyewa, kalau tidak untuk tidak saya jalani. Sehari sewa 75 ribu, dapat 10 penumpang sudah minimal 200 ribu sehari. Dulu jualan keliling cuma dapat Rp60ribu,” ungkapnya.
Ia tahu peluang ini dari temannya yang datang dan bercerita bahwa menjadi sopir bajaj memberikan hasil yang untung, bisa ditabung.
Baca juga: Jalan Raya Onggorawe Diperbaiki, Akses Vital Penghubung Demak dan Kota Semarang
Karena ucapan temannya, dia mulai mencoba.
Meski awalnya sekadar iseng, tetapi pengalaman pertama mengaspal membuatnya bertahan. Hujan atau panas tak lagi jadi musuh.
Penumpang tetap berdatangan, terutama dari kawasan wisata dan titik ramai seperti Kota Lama dan Simpang Lima.
Para pengguna, justru banyak yang penasaran dan antusias.
Di tengah interupsi aturan yang tengah dibahas Pemkot, Surakhman menyimpan harapan sederhana yakni agar masalah cepat selesai.
“Pemerintah cepat nyelesaiin polemik ini. Biar tenang cari rezeki. Kalau bisa dikasih izin.” harapnya.
Sopir lainnya yakni Nurwahid (48), merasakan hal serupa. Ia baru sebulan bergabung, setelah sebelumnya bekerja serabutan di proyek.
“Sangat jauh bedanya. Bisa dua kali lipat. Hari biasa mengantongi sekitar Rp300 ribu, akhir pekan bisa empat ratus, lima ratus,” katanya.
Bajaj yang dibawanya bermesin 200 cc, empat percepatan ia sebut sebagai “teman baru” yang lebih stabil dibanding Tosa yang pernah ia miliki bertahun lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/NARIK-BAJAJ.jpg)