Minggu, 12 April 2026

Beriita Jateng

Hasil Pertemuan Gubernur, Bupati/Wali Kota, DPRD se-Jateng soal Tunjangan Dewan

"Kita imbau untuk tidak ada kenaikan terkait dengan tunjangan." "Itu kita pastikan," kata Ahmad Luthfi.

TRIBUNBANYUMAS/DOK PEMPROV JATENG
GUBERNUR JATENG - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di ruang kerjanya, Jumat (1/8/2025). Ia meminta kepada Bupati, Wali Kota, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Jawa Tengah untuk tidak menaikkan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, meminta kepada Bupati, Wali Kota, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Jawa Tengah untuk tidak menaikkan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD.

"Kita imbau untuk tidak ada kenaikan terkait dengan tunjangan."

"Itu kita pastikan," kata Ahmad Luthfi usai rapat koordinasi bersama Bupati dan Wali Kota serta pimpinan DPRD Jawa Tengah dan Kabupaten/kota di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (11/9/2025).

Baca juga: Gubernur Luthfi Instruksikan DPRD Kabupaten/Kota tak Naikkan Tunjangan, Bakal Turun?

Masing-masing Bupati dan Wali Kota juga diminta untuk melakukan rapat bersama DPRD setempat.

"Evaluasi tunjangan itu kita kasih waktu satu minggu kepada para Bupati dan Wali Kota untuk melakukan rapat dengan DPRD-nya masing-masing, disesuaikan dengan kemampuan wilayahnya masing-masing."

"Intinya itu," katanya.

Luthfi juga menegaskan bahwa tunjangan untuk kunjungan luar negeri sudah tidak ada.

Baca juga: Tiga Kali Berubah, Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Banyumas Melonjak Hingga Rp42 Juta Per Bulan

"Nggak ada, keluar negeri dihapus," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto mengatakan setiap daerah akan melakukan apprasial (penaksiran nilai) untuk menentukan besaran tunjangan, termasuk tunjangan perumahan.

Sepekan setelah ini akan dilakukan evaluasi, termasuk di DPRD Jawa Tengah.

"Nanti setelah satu minggu akan kita lihat berdasarkan apprasialnya," katanya.

Ia mengatakan bahwa apprasial terkait hal itu sudah ada.

Setelah hasilnya ada, maka akan dibahas kembali dengan Gubernur untuk mendapatkan kesepakatan yang terbaik.

"Namanya apprasial, ya dikurangi nanti," katanya. (*)

Baca juga: BANDINGKAN! Sewa Rumah Elit di Tegal Termahal Rp 100 Juta, Tunjangan DPRD Setahun Hampir Rp 600 Juta

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved