Kamis, 23 April 2026

Berita Jateng

Massa Rusuh Bakar Gedung DPRD Kota Pekalongan

Tanpa melakukan orasi, massa langsung melakukan perusakan pos stan membakar kursi di Gedung DPRD Kota Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: khoirul muzaki
Indra Dwi Purnomo
DEMO RICUH - Massa membakar pos satpol PP saat ricuh di Kota Pekalongan. Tidak hanya itu bangunan DPRD Kota Pekalongan juga jadi amukkan massa 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Aksi anarkis ratusan remaja yang diduga pelajar pecah di Kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pekalongan, Jumat (29/8/2025) siang.


Tanpa melakukan orasi, massa langsung melakukan perusakan pos stan membakar kursi di Gedung DPRD Kota Pekalongan.


Kerusuhan terjadi sejak pukul 12.00 WIB, ketika rombongan remaja mendatangi halaman Setda Kota Pekalongan. Awalnya hanya berkumpul, namun tak lama kemudian massa melempari kaca perkantoran, merusak taman, serta menghancurkan sejumlah kursi DPRD Kota Pekalongan.


Pantauan Tribunjateng.com, sejak siang hingga sore hari ini, ratusan massa masih memadati lingkungan Pemkot Pekalongan.


Tidak hanya itu, mobil dinas Sekretaris Daerah pun tak luput dari amukan massa.


Bahkan, kantor DPRD Kota Pekalongan, Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, ruang Wali Kota Pekalongan tak luput dari amukan massa.


Situasi semakin memanas saat kursi-kursi di dalam Gedung DPRD dikumpulkan dan dibakar. Api sempat membesar, hingga menimbulkan kepanikan. Beruntung, sejumlah anggota Kodim 0710 Pekalongan sigap melokalisasi titik api sehingga tidak merembet ke bagian lain gedung.


Selama lebih dari tiga jam, polisi berusaha membubarkan massa dengan gas air mata. Namun, aksi kucing-kucingan terjadi karena para remaja mundur sejenak lalu kembali maju setelah asap gas mereda.


Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, kepada Tribunjateng.com, menyayangkan aksi tersebut.


"Kami sangat menyayangkan aksi ini tidak dilakukan secara damai, bahkan cenderung anarki," ujarnya.


Nur menegaskan, aparat TNI-Polri telah bersiaga penuh mengamankan kawasan Setda.


Ia mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya, supaya tidak mudah terprovokasi dan ikut dalam aksi merusak.

Baca juga: Kondisi Cilacap Terkini, Asap Tebal di DPRD Cilacap dan Mobil Dalmas Dibakar


"Banyak di antara mereka anak-anak muda yang tidak bisa dikendalikan. Mobil rusak, kursi dibakar. Kami harap para orang tua menjaga anak-anaknya agar tidak ikut aksi," tambahnya.


Selain itu, ia juga meminta guru di sekolah turut mengedukasi siswa agar menyampaikan aspirasi dengan cara damai.


"Ini mungkin rentetan dari aksi serupa di daerah lain, hingga kami mengalami hal yang sama," katanya.


Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 15.30 WIB, kerusuhan masih berlangsung di sekitar area Setda Kota Pekalongan. (Dro)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved