Berita Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Jateng Tetap Tenang dan Tidak Terpengaruh Provokasi

Menurut Artanto  aksi anarkis terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah yakni Kota Semarang, Magelang Kota, dan Solo.

Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas 
PANTAU SITUASI - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melihat-lihat sekeliling kantornya usai lakukan rapat koordinasi dengan Forkompinda di Mapolda Jateng,Jumat (29/8/2025) 

"Yang tentunya bukan melakukan aksi demo menyampaikan aspirasi tetapi suatu tindak anarkis terhadap aparat maupun fasilitas umum lainnya," jelasnya.

Dia menjabatenjabarkan total aparat maupun pengunjuk rasa  yang mengalami luka-luka kurang lebih 42 orang. Kota Semarang terdapat 20 orang korban luka yang terdiri dari 7 anggota Polri dan 13 masyarakat.

Baca juga: Buntut Pembakaran Mobil di Kantor Gubernur Jateng, Polisi Amankan 10 Orang

"Rata-rata mengalami luka pada kepala, robek, memar pada bagian tubuh. Masyarakat rata-rata mengalami sesak nafas," jelasnya.

Lanjutnya di Surakarta total 13 orang menjadi korban kerusuhan yang terdiri dari 9 anggota Polri, 1 anggota TNI, 3 orang masyarakat atau pengunjuk rasa.

"Kemudian di wilayah Magelang Kota terdapat 9 orang korban. Saat ini masih dilakukan pendataan," ujarnya.

Dikatakannya pelaku anarkis itu ada 9 orang yang ditangkap Polrestabes Semarang. Kemudian Polda Jateng telah menangkap 45 pelaku anarkis.

"Saat ini pelaku sedang dilakukan pendataan untuk diambil informasi," jelasnya.

Pelaku, kata dia, melakukan tindakan anarkis yakni melakukan pelemparan petugas menggunakan batu, genteng, dan bom molotov. Pelaku juga melakukan perusakan fasilitas umum.

"Termasuk melakukan pembakaran mobil yang dilingkungan kantor Gubernur. Ada 4 unit mobil dibakar, 3 motor yang dibakar, pos Satpol Pp dirusak, dan pemecahan kaca mobil di lingkungan Kantor Gubernuran," jelasnya

Artanto menerangkan perusakan juga terjadi Mapolda, dan pembakaran Pos Polisi Simpang Lima yang dilakukan massa.

"Kami masih monitoring, pendataan, dan berkoordinasi dengan pusat melaporkan situasi hari ini," ujarnya.(rtp) 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved