Kamis, 11 Juni 2026

Bukan Sekadar Atur Lalu Lintas, Polantas Pekalongan Dilatih Olah TKP Laka

Satlantas Polres Pekalongan gelar pelatihan TP TKP bagi personelnya, Rabu (10/6/2026). Ini wujud peningkatan respons cepat tolong korban.

Tayang:
Tribun Banyumas/Indra Dwi Purmomo
PELATIHAN TP TKP - Anggota Satlantas Polres Pekalongan tengah menjalani simulasi dan pelatihan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TP TKP) Kecelakaan Lalu Lintas di lapangan apel Mapolres Pekalongan, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali anggota dengan kemampuan respons cepat penanganan laka. 

Ringkasan Berita:
  • Satlantas Polres Pekalongan mengadakan pelatihan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TP TKP) Laka Lantas di lapangan apel, Rabu (10/6/2026). 
  • Giat ini bertujuan tingkatkan profesionalisme anggota dalam menangani kecelakaan
  • Kasat Lantas AKP Alfian Kharisma Putra menegaskan pentingnya pertolongan pertama demi keselamatan korban dan lalu lintas. 
  • Peserta tak sekadar dibekali teori, tetapi ikut mempraktikkan simulasi olah TKP hingga pengumpulan bukti.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Tugas polisi lalu lintas di lapangan rupanya tidak hanya berkutat pada pengaturan arus kendaraan dan melakukan penindakan terhadap pelanggaran aturan.

Guna meningkatkan kemampuan krusial berupa penyelamatan korban kecelakaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan secara khusus menggelar pelatihan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TP TKP) Kecelakaan Lalu Lintas bagi seluruh personelnya, Rabu (10/6/2026).

Pelatihan yang berlangsung di area lapangan apel Polres Pekalongan tersebut, menjadi bagian dari upaya serius dalam peningkatan profesionalisme anggota.

Baca juga: Update Kebakaran Pabrik Pati: 4 Gudang Daging Ludes, Polisi Tunggu Labfor Polda Jateng Selidiki TKP

Tujuannya, agar mereka mampu menangani setiap insiden kecelakaan lalu lintas secara lebih cepat, tepat, dan tentunya sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Kemampuan melakukan tindakan pertama di lokasi kejadian perkara dinilai sangat penting. Hal ini lantaran tindakan krusial tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan nyawa korban serta penunjang kelancaran proses penanganan perkara kecelakaan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pekalongan, AKP Alfian Kharisma Putra, memaparkan bahwa setiap anggota Satlantas diwajibkan memiliki kemampuan dasar yang mumpuni dalam menangani TKP kecelakaan.

Menurut pemaparannya, tindakan sigap yang dilakukan pada saat-saat krusial atau awal setelah kecelakaan, kerap kali menjadi faktor penentu utama dalam rangkaian upaya penyelamatan korban dari risiko cedera fatal.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh personel semakin memahami prosedur penanganan TKP kecelakaan lalu lintas dan mampu mengaplikasikannya secara optimal di lapangan. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara lebih cepat, tepat, dan humanis," ujarnya kepada Tribunjateng.com (Tribunbanyumas.com Network).

Dalam agenda pelatihan padat tersebut, seluruh peserta menerima pembekalan materi komprehensif mengenai teknis pengamanan lokasi kejadian, langkah pemberian pertolongan pertama kepada para korban, hingga rekayasa pengaturan arus lalu lintas di sekitar TKP. Tak ketinggalan, teknik awal pengumpulan data dan barang bukti juga dipelajari secara rinci.

"Selain itu, anggota juga dilatih melakukan dokumentasi dan olah TKP awal untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya menjelaskan materi pelatihan.

Menariknya, para peserta tidak hanya sekadar menerima asupan materi berupa teori. Ratusan anggota kepolisian ini juga diwajibkan mengikuti simulasi berbagai kondisi kecelakaan lalu lintas yang mungkin saja terjadi di medan sesungguhnya.

Melalui praktik secara langsung ini, para personel Satlantas diberikan kesempatan untuk menerapkan prosedur penanganan laka lantas sesuai dengan standar yang telah dibakukan.

Pada kesempatan yang sama, AKP Alfian turut menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Satlantas Polres Pekalongan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta bentuk pelayanan maksimal kepolisian kepada masyarakat luas.

"Khususnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Pekalongan," katanya menyambung penjelasan.

Melalui adanya peningkatan kemampuan dari para personel lewat pelatihan yang berkelanjutan, pihaknya menaruh harapan besar agar anggotanya dapat memberikan respons yang lebih cepat dan profesional dalam setiap kejadian kecelakaan lalu lintas. Hal ini secara paralel diharapkan mampu meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan kepolisian setempat. (Dro)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved