Berita Banyumas
Banyumas Terapkan SPMB Online SD, Pilot Project di Wilayah eks Kotip Purwokerto
Komitmen itu ditegaskan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat memimpin upacara Hardiknas di Halaman Pendopo Si Panji Purwokerto
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, Amrin Ma’ruf, menambahkan pihaknya terus memperkuat pemerataan akses dan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis.
Baca juga: Hampir 1.000 Penari Ramaikan Banyumas Ngibing 24 Jam: Libatkan 90 Komunitas, Ada dari Mancanegara
Pada 2025, program tersebut telah menjangkau ribuan peserta didik, dengan rincian 979 siswa SD, 1.473 siswa SMP, 300 siswa PAUD, serta 164 peserta pendidikan masyarakat (Dikmas) menerima bantuan beasiswa.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Banyumas telah merehabilitasi 66 gedung SD, 34 SMP, 1 PAUD, dan 3 Dikmas, serta membangun ruang kelas baru sebanyak 13 ruang SD, 9 SMP, dan 1 Dikmas.
Memasuki 2026, penguatan dilakukan melalui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), khususnya di wilayah pinggiran seperti SMP Negeri 10 Purwokerto dan SMP Negeri 3 Cilongok.
Selain itu, layanan pendidikan alternatif seperti PKBM dan pendidikan kesetaraan juga diperluas.
Pemkab Banyumas juga menggandeng Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas untuk mendirikan 21 PKBM yang telah diluncurkan pada April 2026.
Tak hanya itu, dukungan terhadap mobilitas pendidikan diwujudkan melalui penyediaan bus sekolah gratis bagi siswa dan guru, serta tarif khusus pelajar pada layanan Trans Banyumas.
Untuk kelompok rentan, pemerintah menargetkan pemberian beasiswa bagi 1.250 siswa SMP dan 1.000 siswa SD, serta memperkuat pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Intervensi terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Risiko Putus Sekolah (ARPS) juga terus dilakukan.
Hingga kini, monitoring telah dilakukan di 10 kecamatan dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.
Di sisi lain, revitalisasi pendidikan terus berjalan melalui pendanaan APBD maupun APBN, termasuk 30 sekolah yang masuk program revitalisasi nasional.
Penguatan kualitas pembelajaran juga dilakukan melalui penyediaan bahan ajar, laboratorium, perpustakaan, akses internet di sekolah, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Bahkan, bantuan papan interaktif digital (IFP) dari Kemendikdasmen telah disalurkan ke berbagai satuan pendidikan di Banyumas.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Banyumas menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari layanan pendidikan.
"Melalui Trilas Program Pasti Sekolah, kami akan terus memastikan akses, fasilitas, dan kualitas pendidikan dapat dirasakan seluruh anak di Banyumas," ungkapnya. (jti)
| Menjaga Mata Air Perkaderan: Ujian Serius BPL HMI di Usia ke-22 |
|
|---|
| Banyumas Terapkan SPMB Online SD, Satu-satunya Kabupaten di Jawa Tengah |
|
|---|
| Rayakan Hardiknas, SDN 2 Sidomulyo Gelar Karnaval Budaya Papua dan Aksi Drumband Gita Pesona Ceria |
|
|---|
| Lihatlah Keluarga Miskin di Kudus Tinggal di Rumah Bedeng, Anak Putus Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260502-hardiknas-banyumas.jpg)